KOTA BEKASI — Pemandangan kabel-kabel yang kusut dan bergelantungan di sepanjang Jalan Swatantra, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, terus menuai keluhan warga. Kabel milik berbagai provider internet, telepon hingga TV kabel tampak saling tumpang tindih tanpa penataan yang jelas, menciptakan kesan semrawut sekaligus membahayakan keselamatan.
Kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun dan dinilai semakin parah karena jumlah kabel terus bertambah tanpa adanya penertiban.
Pur (47), warga Jatirasa yang setiap hari melintas di Jalan Swatantra II, mengaku resah melihat kondisi kabel yang menjuntai rendah di sejumlah titik.
“Sudah bertahun-tahun kabelnya makin semrawut. Bukannya dirapihin malah makin nambah. Nggak tahu punya siapa, nggak ada yang tanggung jawab,” ujar Pur, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, kabel yang menjuntai rendah sangat berisiko bagi pengguna jalan, terutama kendaraan besar yang melintas di kawasan tersebut.
“Pernah ada kabel nyangkut di truk, terus putus jatuh ke jalan. Untung nggak kena orang. Kalau sampai kena warga gimana? Siapa yang mau tanggung jawab?” tegasnya.
Selain mengganggu estetika kota, warga juga khawatir potensi bahaya saat musim hujan dan angin kencang. Mereka takut kabel yang semrawut memicu korsleting maupun kebocoran listrik.
“Kami minta pemerintah dan provider jangan diam saja. Malu juga, kota sebesar Bekasi tapi langitnya penuh kabel kusut kayak begini. Kapan mau rapi kalau nggak ada tindakan?” cetus Pur.
Ia berharap Pemerintah Kota Bekasi bersama perusahaan penyedia layanan segera turun tangan melakukan penataan kabel demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Saya berharap segera ada penataan supaya rapi. Kalau semrawut seperti ini kan warga juga takut, apalagi kalau hujan, takut ada kebocoran listrik atau hal lain yang membahayakan,” pungkasnya.












