Scroll untuk baca artikel
BudayaWisata

Wamenbud Giring Terpukau Taman Purbakala Pugung Raharjo, Dorong Wisata Budaya Lampung Jadi Penggerak Ekonomi

×

Wamenbud Giring Terpukau Taman Purbakala Pugung Raharjo, Dorong Wisata Budaya Lampung Jadi Penggerak Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, H. Giring Ganesha Djumaryo, yang melakukan kunjungan kerja ke kawasan situs Taman Purbakala, Pugung Raharjo, pada, Sabtu (4/7/2026). - foto Jali

LAMPUNG TIMUR – Keindahan alam yang berpadu dengan jejak peradaban ribuan tahun menjadikan Situs Cagar Budaya Nasional Taman Purbakala Pugung Raharjo di Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, sebagai salah satu destinasi wisata budaya paling memikat di Pulau Sumatera. Potensi tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha Djumaryo, yang melakukan kunjungan kerja ke kawasan situs, Sabtu (4/7/2026).

Kehadiran Wamenbud Giring sekitar pukul 10.00 WIB disambut Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, unsur Forkopimcam Sekampung Udik, TNI-Polri, serta para juru pelihara Taman Purbakala Pugung Raharjo.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam kunjungan tersebut, Giring tidak hanya melihat koleksi museum, tetapi juga menyusuri kawasan situs megalitik yang menjadi kebanggaan Lampung. Ia tampak beberapa kali berhenti untuk mengamati punden berundak yang menjadi ikon kawasan serta pemandian megalitikum, sebuah struktur batu kuno yang diyakini telah dimanfaatkan masyarakat pada masa lampau.

BACA JUGA :  Dari Keraton ke Jalanan: Dedi Sulap Sejarah Sunda Jadi Karnaval Keliling Jawa Barat

Panorama alam yang hijau, rimbun, dan masih lestari semakin menambah daya tarik kawasan tersebut. Harmoni antara peninggalan sejarah dengan bentang alam alami menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda, sehingga Pugung Raharjo dinilai memiliki potensi besar menjadi magnet wisata budaya nasional.

Koordinator Juru Pelihara Taman Purbakala Pugung Raharjo, Widi Prasetyo, mengatakan kunjungan Wakil Menteri Kebudayaan membawa pesan penting bahwa pelestarian warisan budaya tidak boleh berhenti pada upaya menjaga situs semata. Menurutnya, pelestarian harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengembangan wisata budaya, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

“Situs Pugung Raharjo adalah warisan luar biasa yang harus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Pelestarian harus berjalan seiring dengan pengembangan budaya dan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten demi kemajuan kebudayaan Lampung,” ujar Widi kepada WawaiNEWS.

Menurutnya, arahan Wakil Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa situs bersejarah merupakan aset strategis yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukatif sekaligus motor pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Gua Landak Jejak Pemukiman Penduduk Purbakala Lampung di Tanggamus

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa warisan budaya bukan hanya peninggalan masa lampau, melainkan investasi masa depan yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pendidikan, penelitian, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat.

Taman Purbakala Pugung Raharjo sendiri merupakan salah satu situs arkeologi terpenting di Sumatera. Kawasan ini menyimpan tinggalan dari berbagai periode sejarah, mulai dari masa prasejarah, masa klasik Hindu-Buddha, hingga masa Islam.

Keunikan tersebut menjadikan Pugung Raharjo sebagai destinasi wisata budaya yang menawarkan pengalaman berbeda. Pengunjung tidak hanya menikmati panorama alam yang asri, tetapi juga dapat menelusuri jejak peradaban Nusantara melalui benteng tanah, batu megalitik, dolmen, menhir, arca, hingga berbagai koleksi artefak yang tersimpan di museum.

Komitmen pemerintah dalam memperkuat pelestarian Situs Pugung Raharjo telah diwujudkan melalui pembangunan Gedung Koleksi Baru yang diresmikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada akhir 2025.

Gedung tersebut dibangun untuk meningkatkan perlindungan sekaligus penyajian berbagai artefak bersejarah yang ditemukan di kawasan situs sehingga dapat dipelajari lebih baik oleh masyarakat maupun kalangan akademisi.

BACA JUGA :  Arus Mudik Mulai Meningkat di Terminal Bekasi, Tujuan Sumatera Mendominasi

Saat peresmian, Fadli Zon menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang sangat besar atau megadiversity, yang memiliki rentang sejarah luar biasa mulai dari jutaan hingga ribuan tahun silam.

Menurutnya, keberadaan Gedung Koleksi Baru menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan pengetahuan mengenai sejarah panjang Lampung Timur sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan warisan budaya.

Situs Taman Purbakala Pugung Raharjo yang ditemukan pada 1957 kini menjadi salah satu destinasi unggulan wisata budaya di Provinsi Lampung. Keberadaan situs ini tidak hanya penting bagi dunia arkeologi, tetapi juga menjadi ruang belajar terbuka bagi pelajar, peneliti, hingga wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan panjang peradaban Nusantara.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, pengembangan kawasan ini diharapkan mampu menjadikan Pugung Raharjo sebagai ikon wisata budaya nasional yang tidak hanya menjaga nilai sejarah, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pariwisata yang berkelanjutan.***