Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIALLAMPUNGLAMPUNG TIMUR

Lampung Timur Berhaji: Jangan Tunggu Rambut Memutih Baru Mendaftar Haji

×

Lampung Timur Berhaji: Jangan Tunggu Rambut Memutih Baru Mendaftar Haji

Sebarkan artikel ini
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, secara resmi membuka kegiatan Lampung Timur Berhaji, di Aula Islamic Center Lampung Timur, Kamis (6/8/2026) - foto Jali

LAMPUNG TIMUR – Ada satu kebiasaan yang masih sering ditemui di tengah masyarakat: menganggap ibadah haji adalah urusan “nanti”. Nanti kalau sudah pensiun, nanti kalau anak-anak sudah mandiri, nanti kalau tabungan sudah banyak. Sayangnya, daftar tunggu haji tidak mengenal kata nanti. Saat niat baru tumbuh di usia senja, antrean justru bisa membuat kesempatan berangkat semakin jauh.

Berangkat dari kenyataan itulah, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bersama lembaga keuangan syariah meluncurkan Program Lampung Timur Berhaji, sebuah gerakan yang tidak sekadar mengajak masyarakat menabung, tetapi juga membangun budaya perencanaan keuangan syariah sejak dini.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Program tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah di Aula Islamic Center Lampung Timur, Kamis (6/8/2026), sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus membantu masyarakat mewujudkan impian menunaikan rukun Islam kelima secara terencana.

Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa ibadah haji merupakan impian hampir setiap muslim. Namun, impian itu tidak cukup hanya disertai doa, melainkan juga membutuhkan kesiapan spiritual dan finansial.

Menurutnya, perencanaan keuangan berbasis syariah menjadi langkah penting agar masyarakat tidak terbebani ketika tiba waktunya berangkat ke Tanah Suci.

BACA JUGA :  Jalan Penghubung di Desa Gunung Mas Tak Tersentuh Perbaikan Selama Kepemimpinan Bupati Dawam

“Melalui kegiatan ini saya berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya perencanaan keuangan syariah, serta semakin termotivasi merencanakan ibadah haji sejak dini,” ujar Ela.

Ia menambahkan, Program Lampung Timur Berhaji diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi gerakan bersama yang memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan budaya gotong royong, serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Lampung Timur.

“Mari kita terus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, regulator, dan masyarakat untuk membangun Lampung Timur yang religius, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Sering kali kita rela mencicil kendaraan lima tahun, mengganti telepon genggam setiap dua tahun, bahkan berburu promo belanja yang belum tentu dibutuhkan. Namun ketika berbicara soal tabungan haji, masih banyak yang berkata, “Nanti saja.”

Padahal, daftar tunggu haji terus berjalan setiap hari. Antrean tidak pernah libur. Bahkan bisa jadi, ketika seseorang merasa dirinya sudah mapan untuk mendaftar, justru usia yang menjadi tantangan.

Karena itu, Program Lampung Timur Berhaji hadir membawa pesan sederhana tetapi kuat: lebih baik mencicil impian ke Baitullah daripada terus menunda sampai kesempatan berlalu.

Kegiatan ini juga menghadirkan tausiah dari Ustaz Aziz Gagap yang mengajak masyarakat mempersiapkan ibadah haji sejak dini, baik melalui peningkatan keimanan maupun pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah.

BACA JUGA :  Lampung Timur Meledak! 1.500 UMKM Serbu Expo 2026, Ribuan Warga Padati Sribhawono, Duit Berputar Kencang

Dalam perspektif Islam, ikhtiar mempersiapkan biaya haji bukanlah bentuk keraguan terhadap rezeki Allah, melainkan bagian dari usaha yang diperintahkan agama.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan berbekallah, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”
(QS. Al-Baqarah: 197).

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa bekal menuju Tanah Suci bukan hanya berupa uang, tetapi juga keimanan, kesabaran, dan niat yang tulus.

Program Lampung Timur Berhaji merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, regulator jasa keuangan, perbankan syariah, hingga lembaga keuangan daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy, Islamic Ecosystem Manager Ari Suharso, Area Manager BSI Lampung Luthvy Indaka, Ustaz Aziz Gagap, Hasan Kosasih, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Rustam Effendi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Timur H. Akhor Wiwit Sudiono, Direktur Utama BPRS Lampung Timur Tony Adryansah, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Timur, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah bukan hanya menjadi tugas perbankan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan religius.

BACA JUGA :  Pemprov Gelontorkan Rp4 Miliar, Pembangunan Jalan di Lambar

Lebih dari sekadar program edukasi, Lampung Timur Berhaji ingin menanamkan pola pikir baru bahwa persiapan ibadah haji idealnya dimulai sejak usia produktif.

Semakin cepat seseorang memulai menabung, semakin besar peluang memperoleh nomor porsi lebih awal dan semakin ringan beban keuangan yang harus dipikul.

Di tengah panjangnya antrean keberangkatan haji di Indonesia, langkah kecil berupa menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan bisa menjadi awal perjalanan menuju Tanah Suci.

Karena pada akhirnya, panggilan Allah memang menjadi hak prerogatif-Nya. Namun ikhtiar untuk mempersiapkan diri adalah kewajiban setiap hamba.

Program Lampung Timur Berhaji menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga berupaya membangun fondasi spiritual dan literasi keuangan masyarakat. Sebuah investasi yang manfaatnya bukan hanya dirasakan di dunia, tetapi diharapkan menjadi bekal menuju kebahagiaan akhirat.

SEO Keywords: Lampung Timur Berhaji, Bupati Ela Siti Nuryamah, Literasi Keuangan Syariah, Tabungan Haji, Haji Indonesia, BSI Lampung, OJK Lampung, Program Haji Lampung Timur, Keuangan Syariah, Islamic Center Lampung Timur.***