Scroll untuk baca artikel
LAMPUNG

Cuaca Lampung 29 Oktober 2026: Hujan Mengintai, Tanggamus Baru Diguncang Gempa M4,7 dan Puluhan Susulan

×

Cuaca Lampung 29 Oktober 2026: Hujan Mengintai, Tanggamus Baru Diguncang Gempa M4,7 dan Puluhan Susulan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Hujan

LAMPUNG — Warga Lampung perlu bersiap menghadapi cuaca yang berubah-ubah pada Kamis, 29 Oktober 2026. Hujan masih berpotensi turun di sejumlah wilayah, sementara Kabupaten Tanggamus baru saja diguncang gempa magnitudo 4,7 pada Rabu sore, disusul rentetan aktivitas gempa hingga malam hari.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di sejumlah daerah Lampung berpotensi mengalami hujan ringan. Di wilayah Lampung Timur, misalnya, Sukadana, Labuhan Maringgai, dan Jabung diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu sekitar 24–30 derajat Celsius. Warga tetap perlu memantau pembaruan cuaca karena kondisi dapat berubah sepanjang hari.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Di Bandar Lampung, prakiraan BMKG juga menunjukkan potensi hujan ringan dengan suhu berkisar 23–30 derajat Celsius di sejumlah kecamatan. Artinya, aktivitas pagi hingga sore sebaiknya disertai antisipasi hujan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Payung mungkin bukan perlengkapan paling bergengsi, tetapi bisa lebih berguna daripada berharap langit memahami jadwal kerja manusia.

BACA JUGA :  WASPADA! Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang Ancam Lampung Hari Ini, Sejumlah Wilayah Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem

Perhatian khusus juga tertuju pada Tanggamus. BMKG mencatat gempa bermagnitudo 4,7 terjadi pada Rabu (28/10/2026) pukul 15.23 WIB. Pusat gempa berada di darat, sekitar 8 kilometer barat laut Tanggamus, dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Kotaagung, Kotabumi, Pringsewu, Ulu Belu, Gisting, Sumberejo, dan Kotaagung Timur.

Gempa utama itu bukan satu-satunya aktivitas yang tercatat. Data BMKG menunjukkan sejumlah gempa susulan terjadi di sekitar Tanggamus hingga malam hari. BMKG mencatat aktivitas lanjutan dengan magnitudo bervariasi, termasuk beberapa gempa kecil di wilayah daratan sekitar Tanggamus. Meski rangkaian gempa patut diwaspadai, warga tidak perlu terpancing kabar yang belum terverifikasi atau menganggap setiap gempa susulan sebagai pertanda akan terjadi gempa besar.

BACA JUGA :  Cuaca Ekstrem Jembatan Ambruk di Sukabumi

Hingga laporan media yang mengutip keterangan BMKG diterbitkan, belum ada laporan kerusakan bangunan akibat rangkaian gempa tersebut. Namun, warga di sekitar wilayah terdampak tetap disarankan memeriksa kondisi bangunan, menjauhi bagian yang retak atau berpotensi runtuh, serta mengikuti informasi resmi BMKG dan pemerintah setempat.

Untuk aktivitas harian, warga di daerah yang berpotensi hujan sebaiknya mengantisipasi jalan licin dan berkurangnya jarak pandang. Nelayan dan pelaku pelayaran juga perlu memperhatikan kondisi perairan. Informasi BMKG untuk perairan Lampung pada periode 28–31 Oktober menyebut angin bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 2–25 knot, sementara peringatan gelombang sedang tercatat di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan.

BACA JUGA :  Lampung Diguyur Hujan Lebat Subuh Ini, Petir dan Angin Kencang Intai Sejumlah Wilayah hingga Pagi

Cuaca basah dan aktivitas gempa merupakan dua hal berbeda, sehingga hujan tidak bisa dianggap sebagai pertanda gempa. Untuk Kamis ini, langkah paling masuk akal adalah memantau prakiraan cuaca terbaru, menyiapkan perlengkapan hujan, dan tetap tenang jika merasakan guncangan. Langit boleh berubah pikiran, bumi boleh bergetar, tetapi informasi yang dijadikan pegangan harus tetap bersumber dari lembaga resmi.***