BANDAR LAMPUNG — Gerbong mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung kembali bergerak. Sebanyak 13 pejabat administrator dilantik dan diambil sumpahnya oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu (28/10/2026).
Pelantikan itu didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/3795/VI.04/2026 dan Nomor 800.1.3.3/3826/VI.04/2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam dan dari jabatan administrator sebagai siaran pers Pemprov Lampung.
Mutasi terbaru ini menambah panjang daftar perombakan birokrasi sejak Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela memimpin Lampung. Penelusuran pemberitaan resmi pemerintah provinsi mencatat sedikitnya 16 agenda pelantikan atau perombakan jabatan sejak 2025 hingga 28 Oktober 2026. Jumlah tersebut merupakan agenda yang teridentifikasi dalam penelusuran, bukan angka resmi kumulatif seluruh mutasi ASN.
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Marindo, rotasi dan promosi disebut sebagai bagian dari evaluasi berkala serta penataan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN).
“Prosesi pelantikan yang Saudara ikuti pada hari ini merupakan muara dari sebuah proses evaluasi, penilaian kinerja, dan penataan administrasi kepegawaian yang terus kita dorong agar semakin objektif dan berbasis kompetensi,” ujar Marindo.
Ia menegaskan, pejabat administrator berperan menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program teknis di lapangan. Mereka juga mengelola sumber daya manusia dan ikut mengendalikan anggaran yang bersumber dari masyarakat.
Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta menjaga integritas, menghindari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta memastikan setiap rupiah APBD memberi manfaat bagi masyarakat.
“Setiap rupiah anggaran pendapatan dan belanja daerah yang Saudara kelola harus bermuara pada satu tujuan, yaitu kesejahteraan masyarakat Lampung,” kata Marindo.
Ia juga mengingatkan para pejabat agar menjaga kode etik ASN, baik ketika menjalankan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Keterbukaan informasi membuat perilaku aparatur semakin mudah menjadi sorotan publik.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah berulangnya perombakan birokrasi. Rotasi dapat menjadi instrumen penyegaran organisasi, tetapi frekuensi pelantikan saja tidak otomatis membuktikan keberhasilan reformasi birokrasi. Ukurannya tetap pada kinerja, kualitas pelayanan, efektivitas program, dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan kata lain, pelantikan bukan garis finis. Setelah sumpah jabatan diucapkan dan posisi baru ditempati, pekerjaan sesungguhnya justru dimulai.
Daftar 13 pejabat administrator yang dilantik
Berikut nama dan jabatan yang diemban berdasarkan daftar pelantikan 28 Oktober 2026:
- Andrian Syarief — Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Inti pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Lampung.
- Ryan Yanuari — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
- Badaruddin — Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung.
- Zaili Fahmy M. — Kepala UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah I pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung.
- Risna Intiza — Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
- Dwi Sarwi Adi Sulistyono — Inspektur Pembantu Wilayah IV pada Inspektorat Provinsi Lampung.
- Hendra Siswanto — Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung.
- Ervin Ferdian — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
- Nanny Ricardini Nurzal — Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung.
- Jhoni Efendi — Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah V pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung.
- Oktria Vidya Vida — Kepala Bidang Pemberdayaan Industri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.
- Diena Aziza — Kepala Bidang Pengembangan Informasi Pendapatan pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung.
- Meilina — Kepala Bagian Keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
Rotasi kali ini menyentuh sejumlah bidang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik, mulai dari pendidikan, pertanian, pengelolaan sumber daya air, pariwisata, lingkungan hidup, pendapatan daerah, hingga layanan rumah sakit.
Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan pelantikan sebagai bagian dari evaluasi dan penataan organisasi. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa pergantian pejabat menghasilkan perbaikan nyata, bukan sekadar perubahan nama di papan jabatan.***













