Scroll untuk baca artikel
HUKRIMTANGGAMUS

Begal Sopir Truk di Tanggamus Ternyata Bawa Sabu dan 4 Ayam Curian

×

Begal Sopir Truk di Tanggamus Ternyata Bawa Sabu dan 4 Ayam Curian

Sebarkan artikel ini
Barang bukti yang disita Polisi dan para pelaku berinisial R (31) serta dua ABH berinisial SP dan PA, (foto_kolase)

Salah seorang di antaranya bahkan disebut menyuruh rekannya mengambil batu untuk mengancam korban. Khawatir kaca truk dilempari batu, korban akhirnya kembali menyerahkan uang Rp100 ribu. Total uang yang dirampas mencapai Rp200 ribu.

Setelah mendapatkan uang tersebut, ketiganya melarikan diri ke arah Pekon Dadirejo.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kalau biasanya transaksi berlangsung di kasir, kali ini “transaksi” dilakukan di pinggir jalan dengan senjata tajam sebagai alat tawar-menawar.

BACA JUGA :  Begini, Cerita Saksi yang Menolong Korban Percobaan Pembunuhan di Margasekampung

Polisi Tak Butuh Waktu Lama

Laporan korban langsung ditindaklanjuti polisi. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Unit Reskrim Polsek Wonosobo melakukan pengejaran dan penyekatan terhadap para pelaku.

Sekitar pukul 22.00 WIB, atau sekitar dua jam setelah kejadian, polisi menemukan ketiganya masih berada di sekitar Pekon Dadimulyo. Mereka kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

BACA JUGA :  Pokdakan Tanggamus Mendapat Bantuan Benih Ikan Laut

Dalam pemeriksaan awal, ketiganya disebut mengakui aksi pencurian dengan kekerasan terhadap sopir truk tersebut.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, yakni Dua bilah senjata tajam jenis badik
Satu unit Honda Beat Street tanpa pelat nomor dan Satu unit telepon seluler.

Uang Hasil Begal Disebut untuk Sabu

Menurut polisi, hasil pemeriksaan mengungkap dugaan bahwa uang yang diperoleh dari aksi tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membeli narkotika jenis sabu.

BACA JUGA :  Begini Alasan Pria di Lamtim Coba Bunuh Diri Bersama Dua Anaknya

“Motifnya untuk biaya hidup sehari-hari dan mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu,” ujar Khairul.

Polisi kemudian melakukan tes urine menggunakan alat tes cepat terhadap ketiga pelaku.

Hasil pemeriksaan tersebut, menurut polisi, menunjukkan ketiganya positif menggunakan narkotika jenis sabu.