LAMPUNG TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mulai “tancap gas” memperkuat arus informasi publik. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setempat menggandeng insan pers dalam forum santai namun strategis bertajuk coffee morning di Sukadana, Rabu (15/4/2026).
Langkah ini bukan sekadar ngopi bareng. Pemkab ingin memastikan narasi pembangunan tidak berhenti di meja birokrasi, tetapi benar-benar sampai ke publik secara cepat, luas, dan terukur.
Kepala Dinas Kominfo Lampung Timur, Mansur Syah, menegaskan media memiliki posisi krusial sebagai “corong kedua” pemerintah, terutama dalam menyampaikan capaian lebih dari satu tahun kepemimpinan daerah.
“Pers bukan hanya mitra, tapi akselerator informasi. Tanpa media, banyak capaian tidak akan terdengar,” tegasnya sambil menatap menu yang tersedia di meja Cafe Chaka Eung, Sukadana.
Dikatakan meski Kominfo telah memiliki kanal digital internal, seperti media sosial resmi, Mansur mengakui jangkauan tersebut belum cukup kuat menembus seluruh lapisan masyarakat.
Di sinilah peran pers menjadi penting bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk persepsi publik yang objektif dan berimbang.
“Kecepatan dan daya jangkau teman-teman media masih belum tergantikan,” ujarnya.
Sebagai penguatan, Kominfo juga menyiapkan agenda lanjutan melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dengan menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi, guna memperdalam pemahaman keterbukaan informasi publik.
Kesempatan tersebut, Asisten I Pemkab Lampung Timur, Ahmad Zainuddin, ikut hadir memaparkan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Lampung Timur akan dikemas lebih progresif bukan hanya seremoni, tapi juga layanan nyata ke masyarakat.
Perayaan akan dipusatkan di Sukadana dan Lapangan Merdeka Sribowono, dimulai dari peluncuran resmi oleh bupati hingga rangkaian kegiatan massal.
Beberapa agenda utama meliputi:
- Upacara dan Rapat Paripurna DPRD
- Jalan sehat massal
- Lomba kicau mania
- Layanan publik gratis (kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan)
- Pengobatan hewan gratis
- Pagelaran seni budaya harian
“Ini bukan hanya perayaan, tapi momentum pelayanan langsung ke masyarakat,” kata Ahmad berapi-api.
Pemkab Lampung Timur, tampaknya ingin menghindari satu masalah klasik, program ada, tapi publik tak tahu.
Karena itu, kolaborasi dengan media diposisikan sebagai strategi utama untuk memastikan setiap program dari pembangunan hingga layanan sosial terdistribusi secara transparan dan masif.
Diketahui bahwa, informasi kegiatan terkait HUT Lampung Timur saat ini terus dipublikasikan melalui kanal resmi Kominfo sepanjang 15–25 April 2026.***












