LAMPUNG TIMUR – Ancaman aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau membuat Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperketat kesiapsiagaan di kawasan pesisir. Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah turun langsung ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Marga Sari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Rabu (9/9/2026), sekaligus memimpin rapat koordinasi mitigasi bencana.
Ela meminta masyarakat pesisir tidak panik, tetapi meningkatkan kewaspadaan. Menurut dia, aktivitas erupsi dapat berubah sewaktu-waktu dan dampaknya berpotensi meluas, sehingga pemerintah tidak boleh menunggu bencana terjadi untuk mulai bergerak.
“Tidak menutup kemungkinan erupsi kembali terjadi, kemudian tiba-tiba mereda. Dampaknya bukan hanya untuk Lampung, tetapi bisa lebih luas,” kata Ela. Ia mencontohkan aktivitas erupsi yang sebelumnya bahkan berdampak terhadap penerbangan karena pertimbangan keselamatan.
Bupati menegaskan mitigasi harus dilakukan sejak sekarang. BPBD bersama TNI, Polri, Forkopimcam, pemerintah desa, instansi vertikal, dan seluruh stakeholder diminta memastikan jalur evakuasi, titik kumpul, sistem peringatan dini, sarana evakuasi hingga logistik benar-benar siap digunakan ketika kondisi darurat terjadi.
“Apabila terjadi alarm, masyarakat harus tahu apa yang harus dilakukan. Jangan sampai ketika bencana sudah terjadi, baru kita mempersiapkan semuanya,” tegasnya.
Sejumlah titik evakuasi juga telah dipetakan. Warga Karang Anyar, Sukorahayu dan Marga Sari diarahkan ke Desa Braja Luhur; warga Muara Gading Mas ke lapangan Desa Labuhan Maringgai; sedangkan warga Karya Tani dan Karya Makmur menuju Desa Nibung. Pemkab juga meminta informasi tersebut segera disosialisasikan hingga tingkat desa agar masyarakat tidak kebingungan saat evakuasi.
Rapat yang dihadiri unsur TNI AL, Polairud, Polsek, Koramil, BPBD, puskesmas, camat dan pemerintah desa itu menjadi penegasan bahwa Lampung Timur memilih bersiap sebelum bencana datang.
“Waspada bukan berarti panik. Yang paling penting adalah kita siap, tahu apa yang harus dilakukan, dan seluruh unsur bergerak bersama,” pungkas Ela.***













