Petani Sawit di Lampung Selatan Meradang

Harga TBS Sawit di Suplayer Anjlok hingga Sentuh Angka Rp600

Petani sawit saat panen TBS di perkebunan wilayah Lampung Selatan, ini merupakan panen terakhir setelah PKS tutup menyambut idulfitri, mulaiSenin (25/4/2022)
Petani sawit saat panen TBS di perkebunan wilayah Lampung Selatan, ini merupakan panen terakhir setelah PKS tutup menyambut idulfitri, mulaiSenin (25/4/2022)

WAWAINEWS - Petani sawit di Lampung Selatan mulai meradang, karena harga tandan buah segar (TBS) sawit anjlok sejak larangan ekspor diberlakukan.

Hingga hari ini 18 Mei 2022 harga TBS Sawit anjlok di tingkat petani hingga menyentuh diangka Rp600/Kilogram.

Anjloknya harga tersebut terjadi di wilayah Sidomulyo dan Candipuro Lampung Selatan, akibatnya banyak petani meradang kepada lapak karena harga terus mengalami penurunan.

Sehingga ada lapak yang sementara memilih tutup, akibat harga TBS Sawit yang tidak stabil.

Terus anjloknya harga TBS terjadi di berbagai wilayah di Lampung terjadi sejak penerapan larangan ekspor crud palm oil (CPO) dan bahan baku minyak goreng lainnya pada akhir April lalu.

Sehingga tak sedikit buah sawit di lahan milik petani wilayah Sidomulyo dan Candipuro Lampung Selatan hanya dibiarkan rontok begitu saja tidak diunduh oleh karena harga yang labil.

Untuk wilayah Sidomulyo dan Candipuro Lampung Selatan penurunan harga TBS terjadi pasca lebaran idulfitri dengan harga sawit di tingkat petani mencapai Rp2000/Kg.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Wahid Toba

Baca Juga