LAMPUNG TIMUR — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lampung Timur tak sekadar menjadi seremoni pengibaran Merah Putih. Di Lapangan Depan Kantor Bupati Lampung Timur, Sukadana, Senin (17/8/2026), momentum kemerdekaan juga menjadi panggung penghargaan bagi aparatur yang telah puluhan tahun mengabdikan diri kepada negara.
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah bertindak sebagai Inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Lampung Timur. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, jajaran Forkopimda, para Asisten, Inspektur, kepala OPD, camat, Ketua TP-PKK Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi, tokoh adat, tokoh masyarakat serta tamu undangan.
Namun, ada satu momen yang menjadi perhatian setelah upacara selesai.
Enam PNS Diguyur Penghargaan Negara
Usai upacara, Pemkab Lampung Timur menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada enam PNS di lingkungan pemerintah daerah.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 46/TK/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.
Penghargaan itu bukan sekadar medali atau seremoni tahunan. Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan atas kesetiaan, dedikasi dan pengabdian PNS dalam menjalankan tugas negara.
Bupati Ela Siti Nuryamah menegaskan, penghargaan tersebut harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk mempertahankan kualitas pengabdian, bukan sekadar tambahan koleksi penghargaan di lemari.
“Satyalancana Karya Satya bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan bentuk apresiasi atas kesetiaan, dedikasi dan pengabdian kepada negara dan masyarakat. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lampung Timur,” ujar Ela.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap birokrasi yang semakin cepat, profesional dan responsif.
Sebab penghargaan atas masa pengabdian pada akhirnya harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ela Minta ASN Tak Berhenti di Seremoni
Ela juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Lampung Timur menjadikan momentum tersebut sebagai penyemangat untuk meningkatkan disiplin, profesionalisme dan kualitas pelayanan publik.
“Pengabdian harus terus dijaga. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi para penerima dan seluruh ASN untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Lampung Timur,” katanya.
Dengan kata lain, setelah menerima tanda kehormatan, pekerjaan belum selesai.
Justru di situlah tantangan berikutnya dimulai.
Satyalancana boleh disematkan di dada, tetapi ukuran pengabdian tetap terlihat dari cara melayani masyarakat.
Pocil dan Drumband Bikin Lapangan Makin Semarak
Suasana peringatan HUT ke-81 RI kemudian berubah lebih meriah dengan berbagai penampilan hiburan.
Penampilan Intan Kadi turut menghibur peserta dan tamu undangan. Sementara aksi Polisi Cilik (Pocil) Lampung Timur berhasil mencuri perhatian dengan gerakan atraktif dan kekompakan mereka.
Tak kalah menarik, penampilan juara lomba drumband tingkat SD se-Kabupaten Lampung Timur ikut menyemarakkan suasana.
Dentuman drum, gerakan serempak dan aksi para Pocil membuat lapangan upacara yang sebelumnya berlangsung formal berubah menjadi lebih hidup.
Anak-anak pun mendapatkan panggungnya sendiri dalam perayaan kemerdekaan.***












