TANGERANG – Kue Talam Ubi berbahan produk Rose Brand hingga parade busana tradisional dari berbagai daerah menjadi daya tarik dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX IKABOGA Indonesia 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (6/11/2026).
Bukan sekadar adu keterampilan memasak, 60 peserta dari berbagai daerah tampil membawa identitas budaya masing-masing dalam lomba Duplicate Dish Menu Rose Brand yang menjadi salah satu daya tarik Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX Ikatan Ahli Boga Indonesia (IKABOGA Indonesia) 2026.
Mengenakan busana khas daerah, para peserta memperlihatkan kreativitas mengolah bahan pangan menjadi sajian menarik. Salah satu menu yang ditampilkan adalah Kue Talam Ubi berbahan produk Rose Brand. Perpaduan keterampilan boga dan kekayaan budaya Nusantara membuat perlombaan ini menjadi perhatian pengunjung Krista Interfood 2026.
Kegiatan yang berlangsung di hll 6 Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, tersebut menjadi bagian dari rangkaian hari terakhir Rakernas IX IKABOGA Indonesia.
Keseruan tidak berhenti di meja kompetisi. Setelah perlombaan, peserta melanjutkan kegiatan dengan parade mengenakan busana tradisional, mengelilingi Hall B area pameran Krista Interfood. Penampilan tersebut menghadirkan warna tersendiri di tengah pameran industri makanan, minuman, dan hospitality berskala internasional itu.
Program Duplicate Dish by Rose Brand yang digelar pada 6 November tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan memasak. Kegiatan ini juga memberikan ruang praktik bagi anggota IKABOGA untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan keterampilan, serta mengeksplorasi potensi bahan pangan menjadi produk kuliner bernilai ekonomi.
Melalui menu Kue Talam Ubi, peserta ditantang mengolah bahan sederhana menjadi sajian yang menarik dari sisi rasa maupun tampilan. Di sinilah keterampilan ahli boga diuji: bahan yang akrab di dapur harus mampu disajikan dengan kreativitas dan standar pengolahan yang baik.
Kehadiran IKABOGA Indonesia juga terlihat melalui stan pameran yang menampilkan beragam produk UMKM anggota. Stan tersebut menjadi ruang promosi sekaligus kesempatan memperkenalkan produk kuliner daerah kepada pengunjung Krista Interfood yang datang dari berbagai kalangan industri.
Mengusung tema Memperkuat Kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan, Dunia Usaha, Industri, dan Mitra Strategis untuk Meningkatkan Kompetensi dan Pemberdayaan Anggota, Rakernas IX IKABOGA Indonesia menghadirkan sejumlah agenda pengembangan kapasitas.
Berbagai kegiatan digelar, mulai dari Baking Class, Content Creator Class, Cooking Demo, Cooking Competition, hingga fasilitasi sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Rakernas juga menjadi forum konsolidasi antara pengurus pusat dan daerah. Laporan dari masing-masing Dewan Pengurus Daerah (DPD) memberikan gambaran mengenai perkembangan organisasi, pelaksanaan program kerja, serta tantangan pengembangan profesi boga di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Umum IKABOGA Indonesia, Retno Murtriarti, A.Md.Par., S.E., mengapresiasi keterlibatan pengurus pusat dan daerah dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan Rakernas IX 2026 berjalan maksimal berkat kerja keras tim yang solid. Terima kasih untuk semua pengurus IKABOGA, baik pusat maupun daerah, atas partisipasi dan kerja sama yang solid,” ujar Retno.
Ia berharap Rakernas IX menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus mendorong lahirnya program-program yang memberikan dampak positif bagi anggota, daerah, dan Indonesia melalui pengembangan keahlian di bidang boga.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, IKABOGA Indonesia berupaya mempertemukan kreativitas kuliner, pelestarian budaya, peningkatan kompetensi, dan pemberdayaan ekonomi anggota.***













