Scroll untuk baca artikel
Hukum & KriminalTANGGAMUS

Viral! Kaca Mobil Dipecahkan di Jalur Suoh, Polisi Buru Pelaku, Ayah Minta Maaf dan Siap Ganti Rugi

×

Viral! Kaca Mobil Dipecahkan di Jalur Suoh, Polisi Buru Pelaku, Ayah Minta Maaf dan Siap Ganti Rugi

Sebarkan artikel ini
Foto: ilustrasi

TANGGAMUS – Video dugaan aksi premanisme di jalur Suoh, Kabupaten Tanggamus, yang viral di media sosial akhirnya mendapat respons dari kepolisian. Polsek Wonosobo memastikan telah bergerak cepat memburu terduga pelaku pelemparan kaca mobil yang disebut-sebut kerap meresahkan pengendara.

Peristiwa itu mencuat setelah video yang diunggah akun TikTok @piewpiew menyebar luas. Dalam video tersebut, korban mengaku kaca mobilnya dipecahkan saat melintas di kawasan Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong. Unggahan itu juga memicu banyak komentar warganet yang mengaku khawatir melintasi jalur menuju Suoh.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila mengatakan, begitu video viral, jajarannya langsung melakukan penyelidikan dan menelusuri identitas terduga pelaku yang diketahui berinisial SA. Namun saat hendak diamankan, SA diduga telah melarikan diri.

“Terduga pelaku masih dalam pencarian. Kami juga sudah memanggil ayahnya untuk dimintai keterangan,” kata Primadona, Rabu (22/7/2026).

Dalam pemeriksaan, ayah SA berinisial MH membuat surat pernyataan di hadapan polisi. Ia mengakui anaknya diduga kerap melakukan aksi yang meresahkan pengguna jalan di kawasan Talang Lahat, Kecamatan Bandar Negeri Semuong.

Tak hanya itu, MH juga menyatakan kesediaannya mengganti kerugian korban atas pecahnya kaca mobil Grand Max Luxio bernomor polisi B 2042 DFY yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas dugaan perbuatan anaknya.

BACA JUGA :  Lampung Canangkan Gerakan Diversifikasi Pangan

Meski demikian, polisi menegaskan surat pernyataan tersebut tidak menghentikan proses hukum. Upaya pencarian terhadap SA tetap dilakukan hingga berhasil ditemukan.

Di sisi lain, polisi juga telah menghubungi korban yang diketahui masih berada di Bengkulu agar segera membuat laporan resmi. Laporan tersebut dibutuhkan sebagai dasar untuk melanjutkan proses hukum terhadap terduga pelaku.

“Kami sudah berkomunikasi dengan korban. Saat ini korban masih berada di Bengkulu dan akan diminta segera membuat laporan resmi,” ujar Kapolsek.

BACA JUGA :  Tragis! Petani Hilang Saat Memancing Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Kotaagung Timur, Terseret Hingga 34 Km

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut keamanan jalur Suoh yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat. Video viral tersebut juga memunculkan kekhawatiran soal dugaan aksi premanisme yang dinilai dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Polsek Wonosobo mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan aksi serupa melalui layanan darurat 110 atau aplikasi Lampung Siger Presisi.

“Kami berkomitmen menindak tegas setiap bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat agar situasi keamanan tetap terjaga,” tegas Primadona. ***