LAMPUNG UTARA — Perkembangan terbaru kebakaran yang melanda gudang di belakang RSUD Lampung Utara memastikan tidak adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.
Wakil Bupati Lampung Utara Romli yang meninjau langsung lokasi kejadian menegaskan, kebakaran hanya melanda area gudang penyimpanan barang bekas dan alat kesehatan (alkes) RS Ryacudu Kotabumi, sementara area pelayanan pasien berada cukup jauh dari titik api.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena pasien-pasien letaknya jauh di bagian depan. Karena gudang ini di pojok paling belakang, jadi tidak mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan,” ujar Romli disela-sela meninjau lokasi Minggu (30/8).
Menurut Romli, sedikitnya dua bangunan gudang terdampak kebakaran. Penanganan melibatkan petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian, TNI, PLN dan masyarakat sekitar.
“Tim pemadam kebakaran, kepolisian, TNI, PLN, dan masyarakat sudah berjibaku untuk memadamkan api,” katanya.
Meski api berkobar di lingkungan rumah sakit, aktivitas pelayanan medis di RSUD Ryacudu Kota Bumi, tetap berjalan normal. Tidak ada laporan pasien maupun tenaga medis yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Terkait penyebab kebakaran, Pemkab Lampung Utara masih menunggu proses penanganan dan penyelidikan. Begitu pula dengan total kerugian materiil yang hingga kini belum dapat dipastikan.
Romli meminta agar tidak ada spekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil pemeriksaan resmi diperoleh.
“Belum tahu pasti penyebabnya apa, kita belum bisa berspekulasi. Saat ini kita fokus bersama-sama untuk memadamkan api terlebih dahulu,” pungkasnya.
Dengan demikian, perkembangan sementara menunjukkan tidak ada korban jiwa, sementara penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Wawai News akan terus memantau perkembangan kebakaran tersebut, termasuk hasil penyelidikan mengenai penyebab dan dampak kerugian yang ditimbulkan.***











