Scroll untuk baca artikel
Head Line

Warga Pekon Payung Digegerkan Sosok Mayat di Sungai

×

Warga Pekon Payung Digegerkan Sosok Mayat di Sungai

Sebarkan artikel ini

WAWAI NEWS – Warga Dusun Timbul, Pekon Payung, Kecamatan Kotaagung Barat, Tanggamus, Lampung, digegerkan sesosok mayat nyangkut di bebatuan sungai, Sabtu (19/2/22).

Sosok mayat tersebut diketahui bernama Rumainur (60) ber-KTP Perumnas Podosari, Kecamatan Pringsewu Utara, Pringsewu, Lampung.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menurut Rico Tampati (35), warga setempat, sekitar pukul 14.20 WIB, korban berjalan sendiri hendak pulang dari kebun berjalan kaki menyeberangi sungai tanpa jembatan dalam keadaan hujan deras.

BACA JUGA :  Sepakat, Harga Singkong di Lampung Kembali Rp1.350/Kg Rafaksi Maksimal 30 Persen

“Kemungkinan saat sedang menyeberangi kali yang arusnya sedang deras akibat guyuran hujan deras tadi siang, korban jatuh dan hanyut terseret arus deras,” Kata Rico, Sabtu (19/2/22).

Dijelaskannya, ketika itu ada sekelompok anak- anak sedang mandi di sungai, kemudian mereka melihat sosok tubuh manusia dalam posisi tersangkut di antara celah bebatuan, lalu anak-anak tersebut memberitahu warga sekitar.

BACA JUGA :  Pondok Cinta “Seikhlasnya” di Gadingrejo: Rp50 Ribu Minimal, Plus Bonus Keripik & Mandi Kembang Jumat Kliwon

“Sekitar pukul 15.30 WIB, warga yang mendapat laporan dari anak-anak, datang ke lokasi dan langsung membantu menolong korban, dan kondisi korban pada saat itu telah meninggal dunia,” jelas Rico.

Sementara Mustafa, yang juga warga setempat menambahkan, warga yang berada di lokasi langsung menghubungi Polsek Kota Agung, tak lama kemudian Polisi bersama TNI tiba di lokasi.

BACA JUGA :  Bahlil Diapuk Jadi Ketua Dewan Pembina PMD: Hatinya Disebut Sejak Lama Terikat dengan Masjid

Setelah Polisi datang langsung mengevakuasi jenazah korban dan segera dilarikan ke RSUD Batin Mangunang Kota Agung, kemudian menghubungi pihak keluarga korban.

“Informasinya sekitar pukul 17.00 WIB tadi jenazah korban sudah dibawa pihak keluarga dari rumah sakit,” tandas Mustafa. (*)

 

Sumber; Journal Lampung