Scroll untuk baca artikel
Info Wawai

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Tarif Tol Bakter dan Harga BBM Kompak Naik

×

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Tarif Tol Bakter dan Harga BBM Kompak Naik

Sebarkan artikel ini
GTO Kota Baru (f-Pro)

WAWAINEWS.ID – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), warga di Lampung mendapatkan “kado spesial” yang datang lebih cepat dari Santa Claus: tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) naik, dan harga BBM non-subsidi Pertamina ikut merangkak.

Keduanya kompak naik dalam selang waktu hanya beberapa hari, seolah saling berkoordinasi untuk membuat perjalanan liburan lebih “berkesan”.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Tarif Tol Bakter, yang membentang sepanjang 140,9 kilometer dan menjadi tol terpanjang kedua di Indonesia, resmi naik pada 27 November 2025. Sementara itu, harga BBM non-subsidi menyesuaikan per 1 Desember 2025, tepat ketika masyarakat mulai menabung untuk mudik liburan.

Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), I Wayan Mandia, menjelaskan bahwa kenaikan tarif ini bukan tiba-tiba, apalagi mendadak seperti hujan lokal. Kenaikan ini, katanya, adalah mandat Undang-Undang jadi mau tidak mau, suka tidak suka, tetap harus dilakukan.

BACA JUGA :  Jarang Diketahui, Buah Maja Ternyata Miliki Manfaat bagi Kesehatan Tubuh

Penyesuaian tarif ini merujuk pada SK Menteri PUPR No. 1066/KPTS/M/2025, yang memberi lampu hijau bagi operator tol untuk memperbarui tarif, termasuk pada ruas tol prestisius yang sering menjadi saksi perjalanan para perantau.

Rincian Kenaikan: Dompet Siap-Siap Diet

Untuk rute terjauh Gerbang Tol Bakauheni Selatan – Gerbang Tol Terbanggi Besar, tarif baru naik cukup signifikan:

BACA JUGA :  Malam 27 Rajab: Ketika Isra Mi’raj Bertemu Malam Jumat, Momentum Agung Penuh Keberkahan
  • Golongan I: dari Rp189.500 → Rp254.000
  • Golongan II & III: dari Rp284.500 → Rp381.000
  • Golongan IV & V: dari Rp379.000 → Rp507.500

Dengan kenaikan tersebut, perjalanan jauh kini bukan hanya menantang dari sisi stamina, tetapi juga dari daya tahan saldo e-money.***