Scroll untuk baca artikel
Wisata

“Selfie Berujung Petaka! Longsor Curug Cileat Subang Diduga Timbun Dua Wisatawan Asal Karawang”

×

“Selfie Berujung Petaka! Longsor Curug Cileat Subang Diduga Timbun Dua Wisatawan Asal Karawang”

Sebarkan artikel ini
foto doc lokasi Wisata Curug Cileat Subang, Jabar

SUBANG – Keindahan alam Curug Cileat di Kabupaten Subang mendadak berubah menjadi lokasi bencana yang mencekam. Hujan deras yang mengguyur kawasan wisata itu memicu longsor hebat hingga diduga menimbun dua wisatawan perempuan asal Karawang, Jumat (15/5/2026) sore.

Peristiwa memilukan itu terjadi di kawasan wisata Curug Cileat, Kampung Cibago RT 14 RW 04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, sekitar pukul 14.40 WIB. Tebing di sekitar air terjun ambrol setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dua korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Alda Apriliani (22), warga Cikampek, dan Winda Limbong (20), warga Kosambi, Karawang.

BACA JUGA :  Mulai Pertengahan Juni, Tempat Wisata di Ibu Kota Mulai Dibuka

Menurut keterangan saksi di lokasi, saat kejadian terdapat empat wisatawan yang tengah berada di sekitar curug untuk berfoto menikmati panorama alam. Tiga orang sempat mendengar suara gemuruh dari arah tebing dan langsung menyelamatkan diri.

Namun nahas, dua korban diduga tidak sempat menghindar saat material longsor berupa tanah dan bebatuan besar meluncur deras ke area wisata.

“Korban diduga tertimbun longsor setelah hujan deras menyebabkan tebing di sekitar curug runtuh,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Subang, BPBD Provinsi Jawa Barat, aparat desa, pengelola wisata, hingga unsur SAR langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiran.

Namun proses evakuasi tidak berjalan mudah. Medan ekstrem, jalur licin, hujan yang masih turun, serta kondisi tanah labil membuat tim penyelamat harus bergerak ekstra hati-hati demi menghindari longsor susulan.

BACA JUGA :  Pohon Pengganti Karangan Bunga Hiasi Kebun Buah Bekasi Keren di Kali Baru

Sorot lampu darurat dan suara alat pencarian memecah dinginnya malam di kawasan perbukitan Curug Cileat. Hingga Jumat malam, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Petugas bahkan sempat menghentikan sementara proses pencarian sekitar pukul 19.30 WIB lantaran kondisi cuaca kembali memburuk dan membahayakan keselamatan tim evakuasi.

Curug Cileat sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit di Subang. Air terjun eksotis dengan jalur trekking menantang membuat lokasi ini kerap dipadati wisatawan, terutama saat akhir pekan.

Namun di balik keindahan alam pegunungan, ancaman bencana ternyata mengintai setiap saat, terutama ketika cuaca ekstrem datang tanpa kompromi. Alam memang indah untuk dinikmati, tetapi bukan berarti aman untuk disepelekan.

BACA JUGA :  Begini Konsep Pengembangan Wisata Tepi Laut di Bakauheni

Fenomena wisata demi konten media sosial juga kembali menjadi sorotan. Saat banyak orang sibuk mencari sudut foto terbaik di tengah hujan dan tebing curam, alam kadang memberi “peringatan” yang datang jauh lebih cepat dibanding unggahan masuk FYP.

Kini keluarga korban hanya bisa berharap keajaiban datang di tengah operasi pencarian yang masih terus dilakukan tim SAR gabungan.

Pemerintah daerah dan pengelola wisata diharapkan memperketat pengawasan serta menutup sementara kawasan rawan saat cuaca buruk demi mencegah tragedi serupa kembali terjadi.***