Scroll untuk baca artikel
Wisata

Tour de Bintan 2026 Siap Mengguncang Dunia! 700 Pesepeda Mancanegara Bakal Serbu Bintan

×

Tour de Bintan 2026 Siap Mengguncang Dunia! 700 Pesepeda Mancanegara Bakal Serbu Bintan

Sebarkan artikel ini
Event internasional Tour de Bintan 2026 yang akan digelar pada 21-23 Agustus 2026 diproyeksikan menghadirkan sedikitnya 700 pesepeda dari berbagai negara

BINTAN – Pulau Bintan kembali bersiap menjadi panggung olahraga wisata kelas dunia. Event internasional Tour de Bintan 2026 yang akan digelar pada 21-23 Agustus 2026 diproyeksikan menghadirkan sedikitnya 700 pesepeda dari berbagai negara, sekaligus menjadi magnet besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi Kepulauan Riau.

Bukan sekadar perlombaan sepeda, Tour de Bintan telah menjelma menjadi salah satu ikon sport tourism Indonesia yang berhasil memadukan tantangan olahraga dengan pesona destinasi wisata tropis kelas dunia.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri untuk mendukung penuh penyelenggaraan event yang telah menjadi agenda tahunan bertaraf internasional tersebut.

“Tour de Bintan bukan hanya ajang olahraga internasional, tetapi juga sarana promosi pariwisata yang sangat efektif. Event ini mampu mendatangkan wisatawan mancanegara dalam jumlah besar sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” ujar Ansar saat memimpin rapat persiapan penyelenggaraan Tour de Bintan 2026 di Tanjungpinang.

BACA JUGA :  Dukung Asta Cita Presiden, Bendahara PWI Kepri Budidaya Tanaman Padi di Pekarangan Rumah

Bintan Jadi Etalase Wisata Tropis Indonesia

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan menjajal rute-rute eksotis yang membelah keindahan Pulau Bintan. Hamparan pantai berpasir putih, perkampungan pesisir yang masih alami, jalanan berliku di tengah hijaunya hutan tropis hingga panorama laut yang memukau akan menjadi sajian utama sepanjang lintasan.

Pusat kegiatan akan dipusatkan di kawasan Lagoi Bay yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia dengan fasilitas berstandar internasional.

Keindahan alam yang dipadukan dengan atmosfer kompetisi global menjadikan Tour de Bintan bukan hanya perlombaan, tetapi juga pengalaman wisata yang sulit dilupakan para peserta maupun wisatawan.

BACA JUGA :  Sempat kabur ke Sumut, pelaku pelecehan seksual siswi SD di Jatiasih tertangkap di Batam

Perebutan Poin Dunia hingga Tantangan Gran Fondo

Tahun ini, Tour de Bintan menghadirkan sejumlah kategori bergengsi yang dapat diikuti pesepeda profesional maupun penghobi.

Sorotan utama tertuju pada kategori Union Cycliste Internationale (UCI) 1.2 Point Race, ajang resmi yang memberikan poin peringkat internasional bagi para atlet sepeda.

Selain itu, panitia juga menghadirkan berbagai pilihan lomba seperti:

  • Gran Fondo Classic 150 Km
  • Gran Fondo Century 100 Km
  • Gran Fondo Challenge 70 Km
  • Gran Fondo Discovery 45 Km
  • Individual Time Trial 17 Km

Beragam kategori tersebut membuat Tour de Bintan menjadi event inklusif yang mampu menarik peserta dari berbagai level kemampuan dan usia.

Mesin Penggerak Ekonomi dan Pariwisata Kepri

Chief Operating Officer Bintan Resorts Cakrawala, Abdul Wahab, menyebut Tour de Bintan telah terbukti menjadi salah satu flagship event pariwisata yang konsisten mendatangkan wisatawan domestik maupun internasional ke Pulau Bintan.

BACA JUGA :  Jabar Hattrick SAKIP A, dari Kemenpan RB

Kehadiran ratusan pembalap beserta keluarga, tim pendukung, sponsor, hingga wisatawan diperkirakan akan memberikan efek berantai bagi sektor perhotelan, restoran, transportasi, UMKM, hingga industri kreatif lokal.

Dengan target 700 peserta dari berbagai negara, Tour de Bintan 2026 diyakini kembali menjadi etalase pariwisata Indonesia di mata dunia sekaligus memperkuat posisi Bintan sebagai salah satu destinasi sport tourism terbaik di Asia Tenggara.

Agustus mendatang, dunia akan kembali mengayuh pedal menuju Bintan. Sebuah perpaduan sempurna antara adrenalin, keindahan alam, dan kebangkitan ekonomi wisata Kepri.***