LAMPUNG UTARA – Suasana Sabtu malam (25/7/2026) di lapangan depan Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga memadati lokasi pasar malam yang digelar untuk memeriahkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 tingkat Kabupaten Lampung Utara.
Sejak usai salat Magrib, arus pengunjung terus berdatangan. Tidak hanya masyarakat sekitar Abung Selatan, warga dari berbagai kecamatan di Lampung Utara juga terlihat memenuhi area pasar malam untuk menikmati beragam hiburan, berburu kuliner, hingga berbelanja produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Deretan wahana permainan anak menjadi salah satu lokasi yang paling ramai dipadati pengunjung. Gemerlap lampu permainan, riuh suara anak-anak, dan antusiasme keluarga yang menghabiskan malam akhir pekan menciptakan suasana meriah di kawasan MTQ.
Di sisi lain, puluhan stan kuliner dipenuhi antrean pembeli. Berbagai makanan dan minuman, pakaian, aksesori, mainan anak, hingga aneka produk UMKM laris diserbu masyarakat yang datang bersama keluarga.
Salah seorang pengunjung, Hazwar, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk mengantar sang anak menikmati wahana permainan sekaligus merasakan kemeriahan pasar malam.
“Anak saya sudah dari kemarin minta diajak ke pasar malam. Alhamdulillah malam ini bisa datang. Ramai sekali, banyak permainan dan jajanan. Semoga acara seperti ini sering diadakan karena bisa menjadi hiburan untuk masyarakat sekaligus membantu pedagang,” ujar Hazwar.
Menurutnya, keberadaan pasar malam menjadi daya tarik tersendiri dalam pelaksanaan MTQ. Selain menyaksikan rangkaian kegiatan keagamaan, masyarakat juga memiliki ruang untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati suasana yang penuh kebersamaan.
Ramainya pengunjung juga membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Momentum MTQ dimanfaatkan para pedagang untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah.
Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menunjukkan bahwa MTQ ke-45 Kabupaten Lampung Utara tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian rakyat melalui aktivitas UMKM dan hiburan yang dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Hingga malam hari, kawasan lapangan depan Pondok Pesantren Wali Songo masih dipadati pengunjung yang terus berdatangan, menjadikan pasar malam sebagai salah satu pusat keramaian dalam perhelatan MTQ tahun ini. (Hermansyah)












