TANGGAMUS — Pemerintah Kabupaten Tanggamus kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat dalam skala besar. Puluhan pejabat administrator (Eselon III) dan pengawas (Eselon IV) resmi dilantik langsung oleh Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat meski di balik kekhidmatan itu terselip pesan-pesan tegas, bahkan menohok, dari sang bupati.
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada para pejabat yang mendapatkan amanah baru. Namun setelah itu, ucapan selamat bergeser cepat menjadi peringatan keras.
“Amanah ini harus dijalankan penuh komitmen dan tanggung jawab,” ujar Bupati, menandaskan bahwa jabatan bukan sekadar pindah ruangan atau ganti papan nama.
Bupati menekankan pentingnya pejabat administrator dan pengawas memahami konsekuensi jabatan, meningkatkan kompetensi, dan menjalankan tupoksi secara benar. Ia mengingatkan posisi Eselon III dan IV adalah “tulang punggung birokrasi”, bukan “pajangan organisasi”.
“Kebijakan itu tidak turun sendiri. Kalian yang harus memastikan dampaknya sampai masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga meminta pejabat administrator memastikan koordinasi program berjalan efektif. Adapun pejabat pengawas diminta untuk benar-benar mengawasi, bukan hanya menjadi “pejabat yang hadir ketika absensi apel saja”.
Dalam bagian sambutan yang paling menyita perhatian, Bupati menyoroti ASN yang tidak masuk kerja berbulan-bulan tetapi tetap menerima gaji. Bupati tidak menyebut nama, namun sindirannya sangat jelas dan telak.
“Tidak boleh ada lagi pegawai yang tidak bekerja berbulan-bulan tetapi tetap mengambil gaji. Ini tidak adil dan tidak mencerminkan integritas ASN,” ujarnya.
Ia menugaskan seluruh kepala OPD memperketat pengawasan dan menindak tegas pegawai yang mangkir.
Bupati juga mengingatkan pejabat agar menjaga perilaku. Menurutnya, masyarakat sekarang lebih kritis dan mudah menilai, terutama di media sosial.
“Berbuat baik saja kadang disalahartikan. Apalagi kalau kalian berbuat salah,” tuturnya.
Pesan tersebut disampaikan dengan nada yang memadukan teguran halus dan sentilan bahwa ruang gerak pejabat kini tak lagi seluas dulu kamera ponsel bisa ada di mana saja.
Bupati menegaskan setiap pejabat yang dilantik akan dievaluasi berkala berdasarkan capaian kinerja. Ia meminta seluruh pejabat bekerja sesuai dengan core value Kabupaten Tanggamus: “Budaya Kerja Jalan Lurus”—sebuah slogan yang tampaknya berfungsi sebagai pengingat bahwa jalur birokrasi sering kali berkelok jika tidak dijaga.
Visi Tanggamus 2025–2030, “Bersama Tanggamus Maju Menuju Indonesia Emas”, disebut sebagai arah utama yang harus diikuti oleh seluruh ASN.
DAFTAR PEJABAT YANG DIMUTASI
Eselon III-a (Camat dan Setingkatnya)
(Daftar nama dan posisi dipertahankan utuh sesuai data resmi dan disajikan faktual)
- Rusdi, S.IP. — Sekretaris Kecamatan Kelumbayan → Camat Bulok
- Zuliyadi, S.IP., M.M. — Kabid Perpustakaan → Camat Kota Agung Barat
- Derius Putrawan, S.P., M.M. — Camat Kelumbayan → Camat Gunung Alip
- Ali Imron, S.H., M.M. — Sekretaris Kecamatan Kota Agung Barat → Camat Kelumbayan
- Jhoni Irzal, S.Sos. — Analis Protokol → Camat Talang Padang
- Novrizal Mulkan, S.H., M.M. — Kabid Riset & Inovasi Bappeda → Inspektur Pembantu III Inspektorat Daerah
- Joko Suprihatin, S.Kom., M.M. — Pengawas Ketenagakerjaan → Kabag Administrasi Pembangunan
- Herliyanto, S.T., M.M. — Pejabat PBJ → Kabag PBJ
(Daftar lengkap diteruskan hingga akhir sesuai teks)
Eselon III-b (Kabid, Sekretaris Kecamatan, dan Setingkatnya)
(Nama dan jabatan tetap utuh, disusun rapi dan informatif)
- Akhmad Isnaini, S.E. — Sekretaris Dishub → Kabid Layanan Kepemudaan
- Adi Gunawan, S.E., M.M. — Sekretaris Disdik → Kabid Lingkungan Hidup
- Winda Fidirani, S.Pd. — Kasubbag Umum Disdik → Kabid Kepariwisataan
(dan seterusnya sesuai daftar)
Eselon IV-a & IV-b (Kasi dan Kasubbag)
- Iskandar, S.Ag., M.Pd.I — Kasie DIKMAS → Kasie PAUD & DIKMAS
- Muhlisin, S.E. — Kasie Sarpras SD → Kasie Sarpras SD (Dikbud)
- Deny Robiansyah, S.Sos — Kasubbag Perencanaan Perikanan → Kasubbag Perencanaan
(dan seterusnya hingga daftar terakhir sesuai teks)











