TANGGAMUS – Kabar gembira datang bagi calon tamu Allah asal Kabupaten Tanggamus. Sebanyak 249 jemaah haji dipastikan tengah memasuki tahap akhir persiapan keberangkatan menuju Tanah Suci pada musim haji 2026.
Para jemaah dijadwalkan berangkat dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni:
- Kloter JKG 19 pada 7 Mei 2026
- Kloter JKG 31 pada 17 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Kementerian Agama memastikan seluruh proses administrasi, kesehatan, dan pembekalan ibadah terus dipercepat agar keberangkatan berjalan lancar.
Kasi Bina Haji dan Umrah sekaligus Pelayanan Haji Tanggamus, Novaria Rohmawati, menjelaskan kesiapan administrasi para jemaah kini telah mencapai sekitar 75 persen.
Pihak panitia terus melakukan penyelesaian dokumen agar seluruh persyaratan tuntas sebelum hari keberangkatan.
“Untuk dokumen, saat ini sudah sekitar 75 persen dan terus kami lengkapi,” ujar Novaria, Jumat (24/4/2026).
Artinya, koper sudah mulai dibersihkan, sandal mulai dipilih, dan doa keluarga mulai dipersiapkan.
Selain administrasi, aspek kesehatan menjadi perhatian utama. Novaria memastikan seluruh calon jemaah telah dinyatakan memenuhi syarat istithaah, yaitu kelayakan kesehatan untuk menunaikan ibadah haji.
Pemeriksaan dilakukan bersama dinas kesehatan, dan hingga saat ini tidak ditemukan gangguan kesehatan serius.
“Seluruh jemaah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan,” jelasnya.
Kabar ini tentu melegakan, karena ibadah haji bukan hanya soal niat kuat, tetapi juga stamina yang harus prima.
Jemaah Termuda 21 Tahun, Tertua 89 Tahun
Dari total 249 jemaah haji asal Tanggamus, komposisinya terdiri dari:
- 119 laki-laki
- 130 perempuan
Sementara dari sisi usia:
- Jemaah termuda berusia 21 tahun
- Jemaah tertua berusia 89 tahun
Selain itu, terdapat 3 jemaah lanjut usia (lansia) yang juga akan diberangkatkan tahun ini.
Ini membuktikan bahwa panggilan haji tak mengenal usia yang muda membawa semangat, yang tua membawa pengalaman dan doa panjang.
Sebagai bagian dari persiapan ibadah, seluruh jemaah disebut telah mengikuti manasik haji secara lengkap.
Pembekalan ini penting agar jemaah memahami tata cara ibadah di Makkah dan Madinah, mulai dari ihram, thawaf, sa’i, hingga wukuf di Arafah.
Karena di Tanah Suci, jangan sampai semangat tinggi tapi bingung cari rombongan.
Terkait penyelenggaraan haji tahun ini, Novaria menyebut tidak ada perubahan besar dibanding musim haji sebelumnya.
Hingga saat ini, proses persiapan berlangsung lancar tanpa hambatan signifikan.
“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada kendala dalam proses persiapan maupun keberangkatan,” katanya.
Menjelang keberangkatan, Novaria berpesan agar seluruh calon jemaah menjaga kondisi tubuh dan melatih kemandirian selama di Tanah Suci.
“Kami berharap seluruh jemaah selalu sehat dan mampu menjalankan ibadah secara mandiri, sehingga meraih haji yang mabrur,” tutupnya.
Dengan kesiapan administrasi yang terus dikebut, kondisi kesehatan yang baik, serta pembekalan yang matang, Kabupaten Tanggamus optimistis seluruh jemaah dapat berangkat sesuai jadwal.
Kini tinggal menghitung hari menuju perjalanan spiritual terbesar dalam hidup mereka.
Semoga lancar berangkat, sehat pulang, dan membawa gelar haji mabrur, bukan hanya koper penuh oleh-oleh.***












