Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIALLAMPUNGLAMPUNG TIMUR

Camat Marga Tiga Berganti! Aan Burhanuddin Resmi Jabat Kursi Baru, Wabup Azwar Hadi Titip Pesan Keras

×

Camat Marga Tiga Berganti! Aan Burhanuddin Resmi Jabat Kursi Baru, Wabup Azwar Hadi Titip Pesan Keras

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Camat Marga Tiga sekaligus pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Marga Tiga, Jabung, dan Raman Utara, Senin (10/8/2026) - foto dok

LAMPUNG TIMUR — Pergantian pejabat di pemerintahan bukan sekadar acara seremonial, penyerahan map, lalu foto bersama. Di balik pergantian kursi pimpinan kecamatan, ada pekerjaan rumah yang ikut berpindah tangan: pelayanan publik, aspirasi warga, hingga kesinambungan program pembangunan.

Pesan itulah yang mengemuka dalam serah terima jabatan (sertijab) Camat Marga Tiga sekaligus pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Marga Tiga, Jabung dan Raman Utara di Aula Kantor Kecamatan Marga Tiga, Senin (10/8/2026).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Jabatan Camat Marga Tiga resmi berpindah dari Sarminsyah, kepada Aan Burhanuddin, disaksikan Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi bersama jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimcam dan para kepala desa.

Sarminsyah menyampaikan selamat kepada Aan Burhanuddin sekaligus berpamitan kepada jajaran pemerintahan dan masyarakat Marga Tiga.

BACA JUGA :  PHE OSES Dukung Wartawan Profesional Lewat UKW

Ia meminta camat baru melanjutkan tugas dengan baik dan membawa kecamatan tersebut semakin maju. Sementara Aan menegaskan kesiapan menjalankan amanah, bersinergi dengan seluruh pihak serta mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Artinya, kursinya baru, tetapi pekerjaan rumahnya tidak ikut baru.

Wakil Bupati Azwar Hadi memberikan apresiasi kepada Sarminsyah atas dedikasi selama memimpin Marga Tiga. Kepada Aan, ia menegaskan bahwa posisi camat bukan hanya soal urusan administrasi dan tanda tangan surat. Camat harus mampu menyerap aspirasi warga, membaca persoalan di lapangan dan menghadirkan solusi.

“Sebagai seorang pimpinan, saudara tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan persoalan administratif, tetapi juga harus mampu menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Realisasi Pembangunan Bendungan di Margatiga, Sudah 56 Persen

Azwar menyebut camat memiliki posisi strategis dalam memastikan program pembangunan berjalan berkesinambungan. Karena itu, koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur harus diperkuat.

Ia bahkan mengingatkan bahwa di pundak camat terdapat tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan program pemerintah kabupaten maupun provinsi. Pesannya sederhana, tetapi berat: jangan sampai program pemerintah ramai di atas kertas, tetapi sepi terasa di tengah masyarakat.

Pergantian camat tersebut juga dirangkai dengan pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan Marga Tiga, Jabung dan Raman Utara. Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Timur Huzaimah Azwar Hadi meminta para pengurus baru meningkatkan kualitas program dan tetap bersemangat menjalankan tugas.

TP-PKK diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi ikut memperkuat pembangunan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup perempuan.

BACA JUGA :  Mahasiswa Itera Baca Tan Malaka di DPRD Lampung, Sindir Wakil Rakyat dengan Sunyi

Azwar Hadi menambahkan, TP-PKK memiliki peran penting dalam pembangunan karena keluarga merupakan fondasi kehidupan bermasyarakat. Ia mendorong perempuan terus meningkatkan wawasan dan pengetahuan agar mampu menghadapi perkembangan zaman. Dengan kata lain, pembangunan keluarga tidak cukup hanya bicara soal administrasi dan kegiatan rutin; keluarga juga harus mampu beradaptasi dengan zaman yang bergerak semakin cepat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Lampung Timur, Kabag Kesra, para camat, Kapolsek, Danramil, Camat Jabung, Camat Raman Utara serta para kepala desa se-Kecamatan Marga Tiga. Kehadiran lintas unsur itu memperlihatkan bahwa pekerjaan camat memang tidak bisa dikerjakan sendirian. Kecamatan adalah simpul pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat, sehingga koordinasi dengan desa, aparat keamanan dan elemen masyarakat menjadi kunci.***