Scroll untuk baca artikel
Persona

Dari PAC ke Puncak PKB Lampung Timur! Kisah Gunardi, Kader Akar Rumput yang Kini Jadi Nahkoda Partai

×

Dari PAC ke Puncak PKB Lampung Timur! Kisah Gunardi, Kader Akar Rumput yang Kini Jadi Nahkoda Partai

Sebarkan artikel ini
Foto - Gunardi Ketua DPC PKB Lampung Timur periode 2026-2031- Jali/dok

LAMPUNG TIMUR – Politik sering menghadirkan cerita yang sulit ditebak. Ketika banyak orang memperkirakan kursi Ketua DPC PKB Lampung Timur akan jatuh ke tangan figur yang memiliki jabatan besar, keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB justru mengarah kepada sosok yang tumbuh dari bawah dan ditempa oleh proses panjang organisasi.

Namanya Gunardi.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pria yang dikenal sederhana dan dekat dengan masyarakat itu kini resmi dipercaya memimpin DPC PKB Lampung Timur periode 2026-2031.

Penetapan tersebut diumumkan DPP PKB dalam agenda penetapan serentak Ketua DPC PKB kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang digelar secara virtual, Kamis (11/6/2026).

Keputusan ini cukup mengejutkan. Sebab sebelumnya terdapat tiga nama yang diajukan ke DPP untuk mengikuti proses seleksi ketua DPC.

Mereka adalah Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Ketua DPRD Lampung Timur Rida, dan Gunardi yang saat itu menjabat Sekretaris DPC PKB Lampung Timur.

BACA JUGA :  Kisah Inspirasi, Pasangan Suami Istri di Rembang Berangkat Haji dari Hasil Jualan Keliling

Namun di antara nama-nama besar tersebut, DPP PKB akhirnya memilih Gunardi.

Bagi kader PKB Lampung Timur, pilihan tersebut bukan tanpa alasan.

Tumbuh dari Akar Rumput

Gunardi bukan sosok yang muncul secara instan dalam politik PKB.

Ia merupakan kader lama yang sudah bergabung dengan partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu sejak tahun 2004.

Karier organisasinya dimulai dari tingkat paling bawah. Ia pernah menjadi pengurus PAC, kemudian dipercaya menjadi Ketua PAC PKB Sekampung Udik, sebelum akhirnya naik menjadi Sekretaris DPC PKB Lampung Timur.

Di mata banyak kader, perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa Gunardi tumbuh melalui proses kaderisasi yang panjang.

Bukan kader karbitan. Bukan pula figur yang datang ketika partai sedang besar.

Ia ikut merasakan masa-masa ketika PKB berjuang membangun struktur hingga pelosok desa.

Dekat dengan Warga

Di wilayah Sekampung Udik, Margatiga, hingga Marga Sekampung, nama Gunardi bukanlah nama asing.

Ia dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul dan tidak canggung berinteraksi dengan masyarakat.

BACA JUGA :  Mantan Caleg PKS Lampung Timur Diduga Alihkan Bantuan BI untuk Musala di Desa Brawijaya

Karakter inilah yang membuat banyak kader menilai Gunardi tetap membumi meskipun telah lama berkecimpung di dunia politik.

Dalam politik lokal, kedekatan dengan masyarakat sering kali lebih bernilai daripada sekadar baliho besar di pinggir jalan.

Karena rakyat biasanya lebih mudah mengingat siapa yang sering hadir, dibanding siapa yang paling banyak muncul di spanduk.

Pernah Menjadi Anggota DPRD

Perjalanan politik Gunardi juga sempat membawanya ke kursi legislatif.

Ia terpilih sebagai Anggota DPRD Lampung Timur periode 2019-2024.

Namun perjalanan politik tidak selalu berjalan mulus.

Pada Pemilu 2024, Gunardi gagal mempertahankan kursinya di DPRD.

Bagi sebagian politisi, kekalahan bisa menjadi akhir cerita.

Namun bagi Gunardi, kegagalan tersebut justru menjadi bagian dari proses yang membawanya ke posisi saat ini.

Ironisnya, ketika kursi legislatif tidak berhasil dipertahankan, kepercayaan partai justru datang lebih besar.

Kini ia dipercaya memimpin seluruh mesin politik PKB Lampung Timur.

Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, menegaskan seluruh ketua DPC yang ditetapkan telah melalui proses penjaringan, penyaringan, hingga Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

BACA JUGA :  Pemuda Desa di Lamtim Inovasikan Ikan Lele Jadi Bisnis Menjanjikan

Artinya, keputusan memilih Gunardi bukanlah keputusan spontan, melainkan hasil evaluasi yang dilakukan secara berjenjang.

Kini tantangan baru menanti.

Sebagai Ketua DPC PKB Lampung Timur, Gunardi tidak hanya bertugas menjaga soliditas internal partai, tetapi juga harus memperkuat konsolidasi hingga tingkat desa serta mempersiapkan PKB menghadapi agenda politik ke depan.

Dalam struktur terbaru, Gunardi akan didampingi Rida sebagai Sekretaris dan Agus sebagai Bendahara.

Formasi ini diharapkan mampu menjadi kombinasi antara pengalaman politik, kekuatan organisasi, dan kedekatan dengan masyarakat.

Sebab dalam politik, menjadi ketua bukanlah garis akhir.

Justru di situlah garis start sesungguhnya dimulai.

Dan bagi Gunardi, kader yang mengawali perjalanan dari PAC Sekampung Udik hingga akhirnya dipercaya menjadi Ketua DPC PKB Lampung Timur, babak terpenting dalam perjalanan politiknya baru saja dimulai.***