Scroll untuk baca artikel
Kabar Desa

Diduga Menyalahgunakan Jabatan, Mahasiswa Tuntut Kades Burengkeng Mundur

×

Diduga Menyalahgunakan Jabatan, Mahasiswa Tuntut Kades Burengkeng Mundur

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa mengatasnamakan Akamsi menggelar aksi di kantor desa Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Senin (19/6/2023)
Mahasiswa mengatasnamakan Akamsi menggelar aksi di kantor desa Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Senin (19/6/2023)

Kedua, mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas atas dugaan KKN yang telah dilakukan Kepala Desa Burangkeng Burangkeng dengan mengintervensi kinerja BUMDES.

Baca Juga: Pentupan TPA Burangkeng, Berlaku Sampai Ada Kesepakatan

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Para mahasiswa berjanji akan kembali demontrasi dengan jumlah yang lebih besar, dengan melibatkan warga masyarakat Desa Burangkeng yang selama ini hak-haknya dikangkangi oleh Kepala Desa Burangkeng.

BACA JUGA :  Kejari Bekasi Tahan Ketua DPC PDI Perjuangan Terkait Kasus Gratifikasi

Pada aksi demo sebelumnya para mahasiswa juga mengecam tindakan Kepala Desa Burangkeng yang diduga telah menyalahgunakan jabatannya, seperti tempat karaoke di Perumahan Mustika Grande diduga dikelola oleh anaknya Kepala Desa Burangkeng.

Baca Juga : Tumpukan Sampah Liar Terjadi di Sejumlah Lokasi Wilayah UPTD IV

Sedangkan kios – kios di Perumahan Mustika Grande dan Bekasi Timur Regensi (BTR) juga disewakan dan ditarik retribusi harian dengan mengatasnamakan BUMDES Burangkeng.

BACA JUGA :  Warga Negarabatin Tuntut Perombakan Aparatur Desa

Padahal informasinya saat ini BUMDES Burangkeng sedang mengalami kevakuman karena Ketua BUMDES nya, Carsa Hamdani telah mengundurkan diri.

Baca juga; Puluhan Ton Sampah Diangkut dari Kampung Galian

“Sangat wajar kalau muncul pertanyaan warga? Masuk kemana uang retribusi yang mengatasnamakan BUMDES Burangkeng selama ini, sedangkan pengelolaan BUMDES Burangkeng pada saat ini sedang vakum,”tanya Salam salah satu peserta aksi.

BACA JUGA :  Penegak Hukum Diminta Usut Dugaan Pejabat DBMSDA dalam Pengaturan Proyek

Pada aksi demo ini, tidak satupun pejabat Desa Burangkeng bersedia menemui dan menerima aspirasi para pendemo. Pukul 15.00 wib Aksi demo mahasiswa membubarkan diri, situasi aman konfusif.***