Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Ruko Ambruk di Mutiara Gading Timur Bekasi, Dua Pedagang Tertimpa Puing hingga Patah Kaki

×

Ruko Ambruk di Mutiara Gading Timur Bekasi, Dua Pedagang Tertimpa Puing hingga Patah Kaki

Sebarkan artikel ini
Ruko tiga lantai di MGT Mustika jaya ambrol

KOTA BEKASI – Suasana siang di kawasan Mutiara Gading Timur (MGT), Mustikajaya, Kota Bekasi, mendadak berubah mencekam.

Sebuah bangunan ruko di dekat SMAN 3 Bekasi, Jalan Mutiara Gading Timur, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, dilaporkan ambruk pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Bagian struktur bangunan di lantai atas dan atap runtuh. Puing-puing bangunan kemudian berjatuhan ke area ruko di lantai dasar.

Sedikitnya enam unit usaha pedagang terdampak dalam peristiwa tersebut.

Warung kelontong, pedagang ayam crispy, nasi bebek, martabak, pisang goreng hingga soto mie berada di bawah ancaman reruntuhan bangunan yang ambruk.

Dua orang pedagang ayam crispy dilaporkan mengalami luka akibat tertimpa puing.

Dua korban diketahui merupakan pemilik usaha ayam crispy dan seorang karyawannya.

BACA JUGA :  Kota Bekasi, Masih Aman dari Covid-19

Keduanya berada di lokasi ketika bagian depan bangunan tiba-tiba ambruk.

Satu orang dilaporkan mengalami patah kaki, sedangkan korban lainnya mengalami luka di bagian kepala akibat terkena puing-puing bangunan.

“Hanya bagian depan yang ambruk,” ungkap salah seorang pedagang Soto Mie Bogor yang berada di lokasi saat kejadian.

Tiga unit ambulans sebelumnya dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga dan para pedagang di sekitar lokasi panik.

Aktivitas jual beli yang semula berjalan seperti biasa mendadak berubah menjadi kepanikan ketika struktur bangunan di atas ruko runtuh.

Dalam hitungan detik, tempat orang mencari rezeki berubah menjadi lokasi evakuasi.

Enam Ruko Terdampak

Berdasarkan informasi di lokasi, terdapat enam unit usaha yang berada di area terdampak reruntuhan, yakni:

BACA JUGA :  Carut Marut PPDB, Ribuan Orang Tua Siswa Dibikin Gabut
  • Warung kelontong
  • Ayam crispy
  • Nasi bebek
  • Martabak
  • Pisang goreng
  • Soto mie

Runtuhan bangunan terutama mengenai bagian depan kawasan ruko.

Beruntung, hingga informasi ini diperoleh tidak ada laporan korban meninggal dunia.

Namun, dua orang harus mendapatkan perawatan medis akibat cedera yang dialami.

Diduga Bangunan Sudah Tua, Penyebab Resmi Masih Diselidiki

Penyebab pasti ambruknya bangunan hingga kini belum diketahui.

Sejumlah warga di lokasi menduga kondisi struktur bangunan yang telah berusia tua dan tidak lagi kokoh menjadi salah satu faktor yang perlu diperiksa.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan.

Penyebab resmi keruntuhan bangunan masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Apakah semata-mata karena faktor usia bangunan, kondisi struktur yang mengalami kerusakan, atau terdapat faktor lain, semuanya masih menunggu hasil pemeriksaan.

Bangunan tua memang tidak selalu berbahaya. Tetapi ketika tanda-tanda kerusakan diabaikan, usia bisa berubah menjadi ancaman yang datang tanpa aba-aba.

BACA JUGA :  Pipa Gas PGN Jebol di Grand Mall Bekasi, Air Muncrat 10 Meter

Bukan Sekadar Bangunan Roboh, Ini Soal Keselamatan

Peristiwa di Mutiara Gading Timur kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan kondisi bangunan, terutama ruko dan bangunan komersial yang setiap hari menjadi tempat beraktivitas masyarakat.

Di balik bangunan yang terlihat berdiri normal dari luar, struktur yang mengalami kerusakan tidak selalu mudah terlihat oleh orang awam.

Karena itu, pemeriksaan teknis menjadi penting.

Jangan sampai bangunan baru mendapat perhatian setelah plafon jatuh, dinding retak, atau lebih buruk lagi, setelah puing sudah lebih dulu menimpa manusia.

Sebab ketika bangunan sudah ambruk, pertanyaan “kenapa tidak diperiksa dari awal?” tentu tidak akan bisa menyembuhkan kaki yang patah maupun menghapus trauma para korban.***