LAMPUNG TIMUR — Sebanyak 65 peserta mengikuti seleksi calon kafilah Kabupaten Lampung Timur untuk MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung 2026. Seleksi dibuka Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi di Aula Gedung Islamic Center Lampung Timur, Senin (14/9/2026), untuk menjaring putra-putri terbaik yang akan membawa nama daerah.
Ketua Pelaksana Yemi Hastarita mengatakan seleksi digelar sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi. Peserta disaring berdasarkan kemampuan pada masing-masing cabang, dengan harapan kafilah yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan dan kesiapan bersaing.
Azwar Hadi menegaskan, MTQ tidak boleh sekadar menjadi panggung mencari qari, qariah, hafiz, hafizah atau mufassir terbaik. Lebih dari itu, MTQ harus menjadi bagian dari pembentukan generasi beriman, berilmu dan berakhlak mulia.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk mencari dan menentukan yang terbaik dalam membaca, menghafal, memahami maupun mengamalkan Al-Qur’an,” ujar Azwar Hadi. Jangan sampai Al-Qur’an hanya ramai dibaca ketika lomba, sementara setelah turun panggung kembali sepi dari pengamalan.
Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari keluarga, masyarakat hingga pemerintahan. Karena itu, peserta yang terpilih diminta tidak hanya meningkatkan kemampuan, tetapi juga menjaga akhlak, kesehatan, latihan dan niat.
Azwar Hadi juga mengingatkan bahwa menjadi juara bukan satu-satunya tujuan MTQ. “Yang jauh lebih penting adalah bagaimana proses pembinaan dan perlombaan dapat semakin mendekatkan kita kepada Al-Qur’an,” katanya.
Ia meminta Dewan Hakim, pembina dan pelatih menjalankan seleksi secara objektif, profesional dan transparan. Pemkab Lampung Timur, kata dia, akan terus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani agar MTQ tidak berhenti sebagai agenda seremonial ramai saat lomba, lalu pialanya berdebu di lemari.
“Kita ingin agar kegiatan seperti MTQ tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari gerakan membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” tegasnya.
Melalui seleksi tersebut, Lampung Timur berharap lahir kafilah terbaik yang mampu berprestasi di tingkat Provinsi Lampung sekaligus menjadi generasi muda yang kuat secara spiritual, unggul dalam kemampuan dan tercermin dalam akhlaknya.***












