Scroll untuk baca artikel
LampungPolitik

Tiga Nama Lolos Muscab PKB Lampung Timur: Ela Siti Nuryamah Masuk Radar Ketua Terkuat

×

Tiga Nama Lolos Muscab PKB Lampung Timur: Ela Siti Nuryamah Masuk Radar Ketua Terkuat

Sebarkan artikel ini
Ela Siti Nuryamah, Bupati dan juga Ketua PKB Lampung Timur saat memberi keterangan usai Muscab di Taman Purbakala Pugung Raharjo, Sekampung Udik, Sabtu (11/4) - foto Jali

LAMPUNG TIMUR – Peta perebutan kursi Ketua DPC PKB Lampung Timur periode 2026–2030 mulai mengerucut. Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Taman Purbakala Pugung Raharjo, Sabtu (11/4/2026), merekomendasikan tiga nama untuk melaju ke tahap krusial, uji kelayakan dan kepatutan (UKK) di tingkat DPP.

Ketiga nama tersebut adalah Rida Rotul Aliyah, Gunardi, dan Ela Siti Nuryamah yang saat ini menjabat sebagai Plt Ketua DPC sekaligus Bupati Lampung Timur.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Berbeda dari pola lama yang sarat voting, PKB kini mengusung model seleksi berlapis. Tiga nama hasil Muscab tidak otomatis menang, melainkan harus melewati UKK di DPP lengkap dengan uji kompetensi, psikotes, hingga penilaian berbasis kapasitas.

BACA JUGA :  Sekampung Udik: Salis (11) Yatim Piatu dalam Kondisi Memprihatinkan

Nama Ela Siti Nuryamah praktis menjadi sorotan. Selain menjabat Plt Ketua, ia juga memiliki posisi strategis sebagai kepala daerah. Kombinasi yang dalam politik sering kali menjadi “modal awal” yang tak kecil.

Ela sendiri tak menampik pencalonannya. “Saya selama ini masih ditunjuk sebagai Plt Ketua, melanjutkan kepemimpinan sebelumnya,” ujarnya.

Namun ia juga menegaskan, jika terpilih definitif, dirinya hanya akan melanjutkan program yang sudah ada dengan tambahan sentuhan modernisasi partai.

BACA JUGA :  Aspirasi Warga Duren Jaya Mengendap, Pemerintah Diminta Tak Tuli

Ela menyebut PKB tengah bergerak menjadi partai yang lebih modern dan kompetitif, bahkan mampu bersaing dengan partai nasionalis.

Salah satu indikatornya, kata dia, adalah cara partai mengemas kegiatan seperti Muscab yang digelar di kawasan wisata sejarah, bukan di hotel atau gedung formal.

“PKB mulai bicara soal lingkungan, konservasi, hingga perubahan iklim,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa selama ini PKB dikenal sebagai partai berbasis tradisi, kekinian mencoba merangkul isu-isu global. Dari pesantren ke perubahan iklim lompatan yang ambisius, sekaligus penuh tantangan.

Kini, bola sepenuhnya berada di tangan DPP PKB. Dari tiga nama yang direkomendasikan, hanya satu yang akan keluar sebagai ketua definitif.

BACA JUGA :  Korban Gajah Liar Terus Berjatuhan, Pemkab Lampung Timur Baru Bergerak

Secara matematis peluang terbuka. Tapi dalam realitas politik, peta sering kali sudah terbaca sebelum peluit akhir dibunyikan.

PKB Lampung Timur sedang memainkan babak baru kaderisasi. Lebih akademis, lebih terukur setidaknya di permukaan.

Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, yang turut hadir dalam Muscab PKB Lampung Timur menegaskan bahwa proses UKK yang harus dilalui dalam Muscab kali ini, dirancang untuk menghindari kepemimpinan yang “sekadar populer tapi minim kualitas”.

“Hasil uji dari kampus dan pihak kompeten akan jadi pertimbangan utama menentukan yang terbaik,” ujarnya.***