Scroll untuk baca artikel
Lampung

Brigadir Arya Gugur Ditembak Begal di Bandar Lampung, Polda Kerahkan Tim Gabungan Buru Pelaku

×

Brigadir Arya Gugur Ditembak Begal di Bandar Lampung, Polda Kerahkan Tim Gabungan Buru Pelaku

Sebarkan artikel ini
Brigadir Intel Polda Lampung Ditembak Begal di Bandar Lampung, Pelaku Lepaskan Tembakan saat Aksi Curanmor Dipergoki, Sebatu (9/5) - foto doc ist/Jali

BANDAR LAMPUNG — Aksi begal bersenjata api yang menewaskan anggota Polda Lampung, Arya Supena, terus menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Tim gabungan kini dikerahkan untuk memburu dua pelaku yang melarikan diri usai penembakan brutal di kawasan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari, mengatakan identitas para pelaku mulai terdeteksi berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV dan keterangan para saksi di lokasi kejadian.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Tim gabungan masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Identitasnya mulai mengerucut berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi dan keterangan sejumlah saksi,” ujar Yuni, Sabtu (9/5).

Selain melakukan pengejaran, aparat kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk mengungkap secara utuh peristiwa penembakan tersebut.

BACA JUGA :  Begal Penembak Polisi Mulai Teridentifikasi, Polda Lampung Kerahkan Tim Gabungan Buru Pelaku

Beberapa barang bukti yang diamankan di antaranya satu buah kunci T yang diduga digunakan pelaku untuk membobol kendaraan, sepeda motor milik korban curanmor, kendaraan milik Brigadir Arya, hingga telepon genggam korban.

Polda Lampung menegaskan kasus ini menjadi prioritas utama dan memastikan proses pengejaran akan dilakukan hingga pelaku tertangkap.

“Kasus ini menjadi perhatian serius. Kami akan mengungkap dan menangkap pelaku sampai ke akar-akarnya,” tegas pihak kepolisian.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu dini hari (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di area parkir Toko Yussy Akmal, Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

BACA JUGA :  Peduli Penghijauan, Polda Lampung Tanam Mangrove di Pulau Rimau

Saat itu, Brigadir Arya Supena yang sedang melintas dengan sepeda motor dalam kondisi berpakaian sipil melihat dua pria mencurigakan tengah berusaha membobol sepeda motor Honda Beat milik salah satu karyawati toko bernama Nuraini Maya.

Naluri sebagai anggota polisi membuat Arya spontan menegur dan mencoba menggagalkan aksi pencurian tersebut. Bahkan korban disebut sempat bergumul dengan pelaku hingga ke tepi jalan.

Namun situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan jarak dekat ke arah kepala korban.

Peluru mengenai sisi kanan kepala Brigadir Arya hingga menembus ke bagian kiri. Korban langsung tersungkur bersimbah darah di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Terkait Anggaran LTS, Sekdes dan Kakon Sinarsaudara Beri Keterangan Membingungkan

Saat hendak melarikan diri, senjata api pelaku sempat terjatuh. Namun senjata itu kembali diambil sebelum kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor sambil menodongkan pistol ke arah petugas kebersihan jalan yang berada di sekitar lokasi.

Tiga saksi yang telah dimintai keterangan polisi yakni Taufik (46), petugas kebersihan jalan, serta dua karyawan toko, Andri Perdinan (45) dan Nuraini Maya (27).

Korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa Brigadir Arya akhirnya tidak tertolong.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di kawasan Segalamider, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.***