LAMPUNG SELATAN — Persoalan senggolan kendaraan di sebuah SPBU di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, berujung panjang. Kepala Desa Rejo Sari, Teguh Maulana, dilaporkan ke Polda Lampung setelah seorang pelajar berinisial DN (16) dikabarkan tak sadarkan diri usai terjadi dugaan pemukulan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kasus ini mencuat setelah video terkait kejadian tersebut beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Kapolsek Natar AKP Setyo Budi Howo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut keterangan saksi yang dihimpun polisi di lokasi, persoalan bermula dari dugaan kendaraan kedua pihak yang bersenggolan di area SPBU.
“Dari keterangan saksi-saksi dikatakan ada salah paham di mana disebutkan kendaraan keduanya bersenggolan di SPBU,” kata Budi, sebagaimana dilansir Wawai News, Senin (28/9/2026).
Persoalan itu kemudian berkembang menjadi cekcok. Dalam kejadian tersebut, Teguh disebut melakukan pemukulan terhadap DN hingga korban dikabarkan sempat tak sadarkan diri.
Perkara tersebut kini telah ditangani Polda Lampung setelah keluarga DN membuat laporan.
“Kasus ini ditangani oleh Polda Lampung. Semua prosesnya nanti akan dibuktikan dalam penyelidikan di sana,” ujar Budi.
Sementara itu, kondisi DN disebut masih menjalani perawatan di rumah bersama keluarganya.
Kasus ini masih berada dalam proses penanganan aparat kepolisian. Dugaan pemukulan dan rangkaian kejadian yang sebenarnya akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan fakta masing-masing pihak. ***












