Scroll untuk baca artikel
TANGGAMUS

Skrining Kesehatan Warga Binaan, Lapas Kota Agung Gandeng Puskesmas Negara Batin

×

Skrining Kesehatan Warga Binaan, Lapas Kota Agung Gandeng Puskesmas Negara Batin

Sebarkan artikel ini
Foto: Warga Binaan saat skrining kesehatan gratis yang dilaksanakan di Klinik Pratama Lapas pada Kamis, 7 Mei 2026, bekerja sama dengan Puskesmas Negara Batin.

TANGGAMUS — Upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi warga binaan terus dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Kota Agung. Salah satunya melalui kegiatan skrining kesehatan gratis yang dilaksanakan di Klinik Pratama Lapas pada Kamis, 7 Mei 2026, bekerja sama dengan Puskesmas Negara Batin.

Kegiatan tersebut menyasar seluruh warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan sekaligus memastikan pelayanan medis di lingkungan pemasyarakatan berjalan optimal dan berkelanjutan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam pelaksanaannya, tim tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh mulai dari pengecekan kondisi fisik, tekanan darah, hingga identifikasi keluhan kesehatan yang dialami warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap dan terjadwal agar setiap warga binaan memperoleh layanan yang maksimal.

Kepala Lapas Kelas IIB Kota Agung, Ruh Harijadi, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan menjadi salah satu aspek penting yang terus menjadi perhatian pihak lapas.

BACA JUGA :  Bupati Tanggamus Lantik 21 Pejabat, Kadis PUPR Jadi Kabid Peternakan

“Melalui kegiatan skrining kesehatan rutin ini, kami berharap kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan lapas yang sehat, aman, dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak lapas berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang layak sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

BACA JUGA :  Bupati Tanggamus Takziah ke Rumah Duka Keluarga Asril

Kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Kota Agung dan Puskesmas Negara Batin diharapkan dapat terus berjalan secara berkesinambungan guna meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan pemasyarakatan serta mencegah munculnya penyakit menular maupun gangguan kesehatan lainnya. ***