PESISIR BARAT — Pencarian terhadap Rangga Adriana (17), pelajar asal Lampung Barat yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga hanyut di perairan sekitar Pekon Balam, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, berakhir tragis.
Tim SAR Gabungan menemukan Rangga pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Bukan dalam kondisi selamat, remaja tersebut ditemukan sudah meninggal dunia setelah jasadnya terdampar di pinggir pantai.
Informasi penemuan korban pertama kali diterima Tim SAR Gabungan dari masyarakat. Warga melaporkan adanya jenazah yang terlihat terdampar di kawasan pantai. Tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk memastikan laporan sekaligus melakukan proses evakuasi.
Dantim Rescuer Basarnas Lampung, Afriandi, yang mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung Deden Ridwansah, membenarkan penemuan tersebut.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban kami evakuasi dan dibawa menuju rumah duka di Lampung Barat,” ujar Afriandi.
Ditemukan 900 Meter dari Titik Awal
Korban ditemukan pada koordinat 5°1’56.45” LS dan 103°46’58.26” BT, sekitar 0,9 kilometer arah barat laut dari lokasi yang diduga menjadi titik awal korban hanyut.
Temuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan setelah Rangga sebelumnya dinyatakan hilang di perairan wilayah Pesisir Utara.
Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka di Lampung Barat untuk diserahkan kepada keluarga.
Rangga diketahui merupakan pelajar berusia 17 tahun yang berdomisili di Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.
Pencarian Berakhir, Operasi SAR Dihentikan
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Basarnas Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang ikut membantu pencarian, termasuk nelayan dan masyarakat setempat yang memberikan informasi penting hingga korban akhirnya ditemukan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, nelayan, serta masyarakat yang telah mendukung proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” kata Afriandi.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tanggamus, Polsek Pesisir Utara, Ditpolairud Polda Lampung, Polairud Polres Pesisir Barat, BPBD Pesisir Barat, serta nelayan dan masyarakat sekitar. ***













