Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Voucher Kripto Kini Dijual di Indomaret, Investasi Aset Digital Makin Dekat ke Masyarakat

×

Voucher Kripto Kini Dijual di Indomaret, Investasi Aset Digital Makin Dekat ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Mata uang virtual Bitcoin (REUTERS/Benoit Tessier)

JAKARTA – Akses masyarakat Indonesia terhadap investasi aset digital kini memasuki babak baru. Jika sebelumnya transaksi kripto identik dengan aplikasi dan platform online, kini investasi tersebut mulai masuk ke jaringan ritel modern.

Dalam langkah yang dinilai strategis, TRIV Group menggandeng Indomaret untuk menghadirkan voucher kripto yang dapat dibeli masyarakat melalui gerai ritel di berbagai daerah.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kolaborasi ini menjadi sorotan karena membuka jalan baru bagi perluasan inklusi keuangan digital, sekaligus membawa investasi berbasis teknologi lebih dekat ke masyarakat umum.

Beli Voucher Kripto Kini Bisa di Minimarket

Melalui kerja sama tersebut, voucher TRIV disebut telah tersedia di jaringan Indomaret yang tersebar luas di Indonesia.

Dengan ribuan gerai yang menjangkau kota besar hingga daerah pelosok, model distribusi ini memberi akses baru bagi masyarakat yang sebelumnya belum familiar dengan investasi digital.

“Melalui kerja sama eksklusif dengan Indomaret, jaringan ritel terbesar di Indonesia, voucer TRIV kini telah tersedia di gerai Indomaret yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia,” ujar Gabriel, Senin (20/4/2026).

Langkah ini menjadikan minimarket bukan hanya tempat belanja kebutuhan harian, tetapi juga kanal layanan keuangan modern.

Strategi Perluas Investor Baru

Masuknya voucher kripto ke kanal ritel dipandang sebagai strategi untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum aktif menggunakan platform digital.

Selama ini, sebagian calon investor menghadapi kendala seperti:

  • belum memahami aplikasi exchange
  • kurang percaya transaksi online
  • terbatas akses pembayaran digital
  • minim literasi aset kripto
  • lebih nyaman transaksi tunai langsung

Dengan kehadiran voucher di toko fisik, hambatan awal tersebut dinilai bisa berkurang.

Kripto Masuk Arus Utama Ekonomi Digital

Fenomena ini menunjukkan bahwa aset kripto perlahan bergerak dari segmen niche menuju pasar massal.

Jika dulu kripto hanya dikenal kalangan teknologi dan trader aktif, kini produk turunannya mulai masuk ke kanal konsumsi sehari-hari.

Perubahan ini mencerminkan dua tren besar:

Digitalisasi Investasi

Masyarakat makin terbuka pada instrumen berbasis teknologi.

Integrasi Offline dan Online

Produk digital dipasarkan lewat jaringan ritel fisik.

Disebut Sudah Kantongi Restu Regulator

Gabriel juga menyampaikan bahwa kerja sama tersebut telah memperoleh restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat bernomor S-35/IK.11.

Hal ini penting karena sektor aset digital berada di bawah pengawasan regulasi yang terus berkembang.

Kehadiran izin dan pengawasan dinilai menjadi faktor utama untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Potensi Tambah Penerimaan Negara

Selain memperluas investor, pertumbuhan transaksi kripto juga dinilai berpotensi meningkatkan penerimaan negara melalui pajak.

“Seiring dengan bertambahnya jumlah investor, hal ini akan turut meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara melalui pajak aset kripto,” kata Gabriel.

Sejak beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menerapkan skema pajak terhadap transaksi aset kripto.

Dengan basis investor yang makin besar, kontribusi fiskal sektor ini diperkirakan ikut meningkat.

TRIV dan Indomaret Ambil Posisi Strategis

TRIV Group diketahui telah beroperasi sejak 2015 dan berkembang dari exchange menjadi ekosistem kripto dengan berbagai lini bisnis.

Sementara Indomaret terus memperluas layanan digital di luar bisnis ritel tradisional, mulai dari pembayaran tagihan hingga produk keuangan.

Kolaborasi keduanya menunjukkan arah baru bahwa jaringan minimarket bisa menjadi pintu masuk layanan ekonomi digital nasional.

Peluang Besar, Tapi Risiko Tetap Ada

Meski menjanjikan inklusi keuangan, para pengamat mengingatkan bahwa aset kripto tetap memiliki risiko tinggi.

Investor baru perlu memahami bahwa harga aset kripto bisa sangat fluktuatif dan tidak selalu menghasilkan keuntungan cepat.

Risiko utama yang perlu dipahami:

  • harga naik turun tajam
  • potensi kerugian modal
  • keputusan emosional saat pasar bergerak
  • kurangnya literasi investasi
  • tergiur janji cuan instan

Karena itu, edukasi dinilai sama pentingnya dengan distribusi.

Minimarket Jadi Gerbang Investasi Masa Depan?

Masuknya voucher kripto ke Indomaret menandai perubahan besar perilaku konsumen.

Ke depan, bukan tidak mungkin masyarakat membeli:

  • voucher investasi
  • produk asuransi mikro
  • tabungan digital
  • layanan keuangan lainnya

langsung dari gerai ritel terdekat.

Model ini sangat potensial di negara dengan penetrasi minimarket tinggi seperti Indonesia.

BACA JUGA :  Investasi Jawa Barat Tembus Rp296,8 Triliun di 2025, Tertinggi Nasional