Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

900 Lansia Unjuk Kreativitas, Kota Bekasi Dorong Usia Senja Tetap Produktif dan Bahagia

×

900 Lansia Unjuk Kreativitas, Kota Bekasi Dorong Usia Senja Tetap Produktif dan Bahagia

Sebarkan artikel ini
Foto: Penyelenggaraan Lomba Kreasi Lansia yang diikuti sekitar 900 peserta dari berbagai wilayah kota tersebut, Kamis (18/6/2026)

KOTA BEKASI – Di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan yang ramah lansia melalui penyelenggaraan Lomba Kreasi Lansia yang diikuti sekitar 900 peserta dari berbagai wilayah kota tersebut, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang digelar melalui program Sekolah Lansia di bawah Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) itu menjadi ajang bagi para lansia untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, dan semangat hidup mereka di usia senja.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sebanyak 900 peserta merupakan perwakilan dari 21 Sekolah Lansia yang tersebar di 12 kecamatan se-Kota Bekasi. Mereka mengikuti berbagai perlombaan dan aktivitas yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif, memperkuat interaksi sosial, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.

BACA JUGA :  FKMPB Minta Camat Tarumajaya Dievaluasi Terkait Klaster Pernikahan Covid-19

Kepala DPPKB Kota Bekasi, Dr. dr. Kusnanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia sekaligus menghapus anggapan bahwa usia lanjut identik dengan keterbatasan.

“Sekolah Lansia menjadi wadah bagi para lansia untuk terus belajar, berinteraksi, mengekspresikan diri, dan tetap produktif. Semakin banyak aktivitas positif yang diikuti, semakin besar pula peluang mereka untuk merasakan kebahagiaan dan menjaga kesehatan mental,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ini Tanggapan Gubernur Jabar, Terkait Perayaan Ultah Walkot Bekasi di Puncak

Menurut Kusnanto, perhatian terhadap kelompok lansia menjadi penting seiring bertambahnya angka harapan hidup masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu menyediakan ruang yang memungkinkan para lansia tetap aktif dan berdaya di tengah kehidupan sosial.

Antusiasme peserta yang tinggi menjadi indikator bahwa kebutuhan akan ruang aktualisasi bagi lansia semakin besar. Tak hanya menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut juga berperan dalam memperkuat rasa percaya diri, memperluas jejaring sosial, serta mengurangi risiko isolasi sosial yang kerap dialami kelompok usia lanjut.

Pemerintah Kota Bekasi bahkan menargetkan puncak perayaan lansia pada 2 Juli 2026 mendatang akan diikuti sekitar 3.000 peserta dari seluruh Sekolah Lansia yang ada di Kota Bekasi.

BACA JUGA :  Jersey Nomor Punggung 2 Viral, Pj Wali Kota Bekasi Beri Klarifikasi Begini!

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap para lansia dapat terus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda sekaligus membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap berkarya dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

“Lansia bukan sekadar fase kehidupan, melainkan cermin pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan yang patut dirayakan,” kata Kusnanto.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana kelompok rentan, termasuk lansia, memperoleh kesempatan untuk hidup sehat, aktif, dan bermartabat. ***