Scroll untuk baca artikel
Megapolitan

Ketegangan di Jalan: Polisi Hadang Massa UI, Bundaran HI Dinyatakan Terlarang untuk Demo

×

Ketegangan di Jalan: Polisi Hadang Massa UI, Bundaran HI Dinyatakan Terlarang untuk Demo

Sebarkan artikel ini
Kontroversi antara polisi dengan massa mahasiswa yang hendak melakukan aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Penulis/ Herlyna/ foto:Instagram.com/@jabodetabek.terkini))

JAKARTA — Ketegangan mewarnai aksi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Rombongan mahasiswa dicegat aparat kepolisian dan diminta mengalihkan lokasi demonstrasi ke Gedung DPR RI.

Polda Metro Jaya menegaskan Bundaran HI bukan lokasi yang diperbolehkan untuk kegiatan unjuk rasa karena merupakan pusat aktivitas ekonomi dan lalu lintas masyarakat.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Iya, memang kita ketahui bahwa seputaran Bundaran HI itu bukan merupakan tempat untuk menyampaikan aspirasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

BACA JUGA :  Tenang, Menteri Bahlil Pastikan Stok Aman hingga Akhir Tahun Meski Harga Minyak Dunia Bergejolak

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, dua bus yang membawa mahasiswa UI dihentikan polisi di sekitar kawasan DPR. Sejumlah mahasiswa kemudian turun dan mempertanyakan alasan pencegatan tersebut.

“Kita titik kumpul tidak di sini. Apa dasarnya menahan kami?” tanya salah seorang mahasiswa kepada aparat.

Menanggapi hal itu, Kabag Perencanaan Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Adri Desas Furyanto mengatakan seluruh massa aksi diarahkan untuk menyampaikan aspirasi di Kompleks DPR RI.

BACA JUGA :  Perhatian, Tiga Jenis BBM Ini Tak Boleh Diperjualbelikan Mulai 2023

“Semua massa kalian yang akan menyampaikan pendapat akan dialokasikan di DPR ini untuk melaksanakan upaya penyampaian pendapat,” ujarnya.

Menurut Adri, Bundaran HI tidak dapat digunakan sebagai lokasi demonstrasi karena merupakan jalur utama aktivitas masyarakat.

“Bundaran HI dilarang, itu jalan penghubung masyarakat,” tegasnya.

Adu argumentasi pun sempat terjadi di lokasi. Mahasiswa tetap bersikukuh ingin melanjutkan perjalanan ke Bundaran HI karena tuntutan yang mereka bawa tidak hanya ditujukan kepada DPR.

“Masalahnya, aspirasi dan tuntutan kami enggak ke DPR saja,” kata salah satu mahasiswa.

BACA JUGA :  Proyek Bioetanol Raksasa di Lampung Resmi Digas! Pemerintah Target Lepas dari Ketergantungan Impor BBM

Dalam suasana yang memanas, polisi juga memberikan peringatan kepada massa yang ingin memaksa melintas ke Bundaran HI.

“Kalau memaksakan kehendak, silakan tabrak saja kami,” kata Adri kepada mahasiswa.

Hingga aksi berlangsung, polisi tetap mempertahankan blokade dan menegaskan Bundaran HI tidak diperbolehkan menjadi lokasi demonstrasi. Sementara mahasiswa terus mempertanyakan dasar pelarangan tersebut dan meminta akses menuju titik aksi yang telah mereka tentukan sebelumnya.***