Scroll untuk baca artikel
ADVERTORIALLAMPUNG TIMUR

Panen Raya 403 Hektare di Jabung, Ela Siti Nuryamah Turun Dengarkan Keluhan Petani Lampung Timur

×

Panen Raya 403 Hektare di Jabung, Ela Siti Nuryamah Turun Dengarkan Keluhan Petani Lampung Timur

Sebarkan artikel ini
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menghadiri panen raya padi Program Petani Mitra Adhyaksa di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, Kamis (29/10/2026) - foto dok

LAMPUNG TIMUR — Panen padi di lahan seluas 403 hektare di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jabung, menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyerap persoalan petani secara langsung.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menghadiri panen raya Program Petani Mitra Adhyaksa bersama Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur, Saptono, Kamis (29/10/2026). Program ini menghubungkan pemerintah daerah, kejaksaan, dan petani melalui pendampingan serta kerja sama di sektor pertanian.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Ela menyampaikan apresiasi atas hasil panen dan pembinaan yang dilakukan Kejari Lampung Timur. Menurutnya, pendampingan dan kolaborasi lintas sektor dapat membantu petani meningkatkan produktivitas.

“Saya sangat bersyukur melihat hasil panen yang melimpah. Ini bukti nyata bahwa ketika petani kita didampingi dengan baik, hasilnya akan luar biasa,” ujar Ela.

Kepala Kejari Lampung Timur, Saptono, mengatakan Program Petani Mitra Adhyaksa diharapkan memperkuat kerja sama berkelanjutan antara kejaksaan, pemerintah daerah, dan petani. Keberhasilan panen di Tanjung Sari diharapkan menjadi motivasi bagi petani untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus mendorong pengembangan program serupa di wilayah lain.

BACA JUGA :  Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Satu DPO Pengeroyokan di Way Jepara

Namun, ukuran keberhasilan pertanian tidak berhenti pada luas lahan dan hasil panen. Bagi petani, produktivitas juga harus berbanding lurus dengan pendapatan, biaya produksi yang terjangkau, serta kepastian usaha tani agar kesejahteraan benar-benar meningkat.

Kesempatan membicarakan persoalan itu berlanjut setelah panen raya. Ela menggelar audiensi dengan para petani untuk mendengar langsung aspirasi, tantangan, dan kebutuhan mereka dalam mengembangkan usaha pertanian.

BACA JUGA :  Lampung Timur Peringkat 4 Nasional Rehabilitasi Narkoba, BNNK : Tertinggi di Sumatera

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi petani menyampaikan kendala di lapangan. Masukan yang dihimpun diharapkan menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan program pertanian yang lebih tepat sasaran.

Melalui Program Petani Mitra Adhyaksa, Pemkab Lampung Timur berharap sinergi lintas sektor dapat memperkuat produktivitas dan ketahanan pangan daerah. Tantangan berikutnya adalah memastikan pendampingan tidak berhenti pada seremoni panen, tetapi berlanjut pada penyelesaian persoalan petani dan peningkatan kesejahteraan mereka.***