Scroll untuk baca artikel
BUDAYAOlahragaTANGGAMUS

Pencak Silat Masuk Olahraga Unggulan Tanggamus, Atlet Muda Dikirim Belajar ke Banten

×

Pencak Silat Masuk Olahraga Unggulan Tanggamus, Atlet Muda Dikirim Belajar ke Banten

Sebarkan artikel ini
Foto: Pelepasan rombongan berlangsung di BLB, kediaman Bupati Tanggamus, Jumat (30/10/2026). Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Arpin, karena menghadiri penutupan MTQ tingkat Provinsi Lampung di Kalianda.

TANGGAMUS – Pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang diprioritaskan dalam pengembangan olahraga Kabupaten Tanggamus. Untuk memperkuat pembinaan, sejumlah atlet dan pendekar daerah diberangkatkan ke Kota Tangerang Selatan, Banten, guna melakukan silaturahmi dan studi banding dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) setempat.

Rombongan tersebut merupakan atlet yang berhasil meraih nominasi juara pertama, kedua, dan ketiga dalam ajang Dandim Cup yang digelar beberapa waktu lalu.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pelepasan rombongan berlangsung di BLB, kediaman Bupati Tanggamus, Jumat (30/10/2026). Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Arpin, karena menghadiri penutupan MTQ tingkat Provinsi Lampung di Kalianda.

BACA JUGA :  Warga Banyu Urip Geruduk Kantor Pekon, Mempertanyakan Aset Desa

Keberangkatan para atlet dikawal Ketua KORMI Tanggamus, Hilman. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran pengalaman sekaligus menambah wawasan atlet dan pembina dalam mengembangkan pencak silat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanggamus, Zulfadli, mengatakan studi banding ini menjadi salah satu upaya memperluas pengetahuan dan pengalaman para atlet maupun pembina.

Menurutnya, pencak silat tidak hanya perlu dijaga sebagai warisan budaya, tetapi juga harus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah agar mampu melahirkan atlet berprestasi.

Zulfadli mengungkapkan, Bupati Tanggamus telah menerbitkan keputusan mengenai cabang olahraga unggulan daerah. Pencak silat menjadi salah satu cabang yang masuk dalam prioritas pengembangan bersama renang, kick boxing, sepak takraw, dan bulu tangkis.

Karena itu, ia mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari sekolah, pemerintah pekon hingga pemerintah kecamatan, untuk mendukung pembinaan atlet sejak usia dini.

BACA JUGA :  Pungli di Puskesmas Tanggamus? Oknum UPTD Dinkes Diduga Setor Wajib Rp 2 Juta per Bulan

“Harapannya, dari pembinaan yang dilakukan bersama-sama ini akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” kata Zulfadli.

Ia juga mengapresiasi semangat para atlet muda yang telah menunggu keberangkatan sejak pagi. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi modal penting dalam membangun semangat berlatih dan meningkatkan kemampuan.

Sementara itu, Ketua KORMI Tanggamus Hilman menyampaikan apresiasi kepada Bupati Saleh Asnawi atas dukungan terhadap perkembangan pencak silat di daerah.

Ia menilai penyelenggaraan berbagai kejuaraan pencak silat tingkat kabupaten turut memberikan ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memotivasi mereka meraih prestasi.

Hilman berharap perhatian pemerintah daerah terhadap kegiatan olahraga dapat terus berlanjut sehingga pembinaan tidak berhenti pada penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas atlet.

BACA JUGA :  Jalinbar Tanggamus Nyaris Lumpuh! Gorong-Gorong Ambrol, Banjir Rendam Rumah Warga dan Picu Kemacetan

Dalam sambutan yang dibacakan Arpin, Bupati Tanggamus juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan guru besar pencak silat yang selama ini berperan dalam menjaga serta mengembangkan seni bela diri tradisional tersebut.

Kegiatan pelepasan turut dihadiri Kepala Dispora Tanggamus Zulfadli, Ketua KORMI Hilman, Ketua APPSBI Syamsir Alam Nasution, serta para orang tua atlet.

Melalui kunjungan ke Tangerang Selatan, para atlet diharapkan memperoleh pengalaman baru yang dapat diterapkan dalam proses latihan dan pembinaan di Tanggamus. Dengan dukungan pemerintah, pelatih, sekolah, dan masyarakat, pencak silat diharapkan berkembang sebagai olahraga prestasi sekaligus warisan budaya daerah. ***