Scroll untuk baca artikel
LAMPUNG TIMUR

Api Mengamuk Dekat Makam Desa Toba, Warga Sempat Waswas Jaringan Listrik Ikut Terbakar

×

Api Mengamuk Dekat Makam Desa Toba, Warga Sempat Waswas Jaringan Listrik Ikut Terbakar

Sebarkan artikel ini
Diduga berawal dari pemakaran sampah, rumpun bambu berdekatan area pemakaman umum di desa Toba, Sekudik, Lamtim terbakar, Senin (2/11) malam - foto Jali

LAMPUNG TIMUR – Kobaran api melahap rumpun bambu di dekat pemakaman umum Desa Toba, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, Senin (2/11/2026) malam. Lokasinya yang berdampingan dengan area makam sempat membuat warga geger. Tak sedikit yang menyebut bangun semua isi makam, bahkan muncul berbagai spekulasi.

Peristiwa itu terjadi selepas Magrib. Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah awalnya terlihat kecil. Namun, kobaran kemudian membesar dan merambat ke rumpun bambu di sekitar pemakaman.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Situasi makin mengkhawatirkan ketika api bergerak mendekati area makam dan hampir menjangkau jaringan listrik PLN. Kalau sampai merembet ke jaringan tersebut, urusannya bukan lagi sekadar rumpun bambu terbakar.

Warga yang melihat api mulai membesar segera melapor kepada pamong desa. Dewa Saputra kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran agar kobaran api segera ditangani sebelum meluas.

BACA JUGA :  Penampakan Perubahan Patung Gajah Mada di Depan Polsubsektor di Desa Sidorejo Curi Perhatian

Tim Damkar Kecamatan Sekampung Udik bergerak cepat ke lokasi. Di bawah koordinasi Danru Beny Prasetya, petugas langsung berjibaku memadamkan api dan mengendalikan kobaran hingga berhasil dipadamkan.

Dalam penanganan tersebut, Camat Sekampung Udik Putu Ardiana, Babinsa Selamet, pamong Desa Toba Suprapto dan Dewa Saputra, serta masyarakat setempat turut hadir membantu proses pemadaman.

Meski lokasinya dekat pemakaman sempat mengundang cerita macam-macam, kebakaran itu diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang merembet ke rumpun bambu. Tidak ada keterangan mengenai penyebab mistis dalam peristiwa tersebut.

BACA JUGA :  DUH! Dulu Digerebek, Sekarang Mantan Kades di Lampung Timur Ditangkap Polisi Gegara Curi Motor

Kesigapan warga, pamong desa, Damkar, Babinsa, dan pemerintah kecamatan menjadi kunci agar api tidak meluas. Malam itu, yang paling dibutuhkan bukan keberanian menebak-nebak asal api, melainkan keberanian mengambil tindakan sebelum kobaran berubah menjadi bencana.***