Scroll untuk baca artikel
Lampung

Dapur MBG di Lampung Utara Mendadak Berhenti Sepekan, Ribuan Porsi Tak Tersalurkan? Sistem Pengawasan Jadi Sorotan

×

Dapur MBG di Lampung Utara Mendadak Berhenti Sepekan, Ribuan Porsi Tak Tersalurkan? Sistem Pengawasan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi SPPG

LAMPUNG UTARA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dorowati, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, dilaporkan tidak beroperasi selama kurang lebih satu pekan.

Kondisi tersebut diduga menghambat penyaluran makanan bergizi kepada para penerima manfaat dan memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengawasan program.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sebagaimana dilansir Wawai News, informasi yang diperoleh menyebutkan, penghentian operasional diduga dipicu belum selesainya proses administrasi yang menjadi syarat pencairan dana operasional.

BACA JUGA :  Polres Tanggamus Gelar Deklarasi dan Pencanangan Zona Integritas

Situasi itu disebut berkaitan dengan absennya Kepala SPPG Dorowati, Tria Nur Fajriyanti, dalam beberapa hari terakhir.

Asisten Lapangan Dapur SPPG Dorowati, Suyudi, membenarkan bahwa aktivitas dapur memang untuk sementara waktu dihentikan.

“Ya, Mas benar. Operasional dapur kami memang beberapa hari belakangan terhenti sementara,” kata Suyudi, dikutip pada Senin (27/7/2026).

Menurutnya, penghentian layanan bukan disebabkan minimnya bahan baku, kerusakan fasilitas, maupun kendala tenaga kerja. Seluruh kesiapan di lapangan disebut tetap tersedia.

“Kalau secara kesiapan operasional di lapangan, kami tidak ada hambatan sama sekali. Namun kemungkinan salah satu penyebabnya karena Kepala SPPG beberapa hari belakangan tidak masuk kerja dan belum memberikan pelaporan ke sistem pusat yang secara otomatis menghentikan penyerapan dana operasional sesuai SOP,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kedapatan Membawa Senpira, Sopir Travel Asal Natar Diciduk Polisi di Pringsewu

Keterangan tersebut mengindikasikan bahwa berhentinya operasional lebih disebabkan persoalan administratif daripada kendala teknis. Jika benar demikian, mekanisme pelaporan yang menjadi syarat pencairan anggaran dinilai memiliki pengaruh besar terhadap keberlangsungan pelayanan MBG.

Akibat terhentinya operasional dapur, distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat ikut terganggu. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai berapa jumlah penerima manfaat yang terdampak maupun kapan pelayanan akan kembali berjalan.

BACA JUGA :  Derita Petani Lampung Timur: Disuruh Tanam Jagung, Dipanen Tikus

Saat dikonfirmasi, Kepala SPPG Dorowati, Tria Nur Fajriyanti, belum memberikan penjelasan substantif mengenai persoalan tersebut.

“Maaf ya, Pak, saya sedang ada rapat. Nanti selesai rapat, Bapak saya hubungi. Maaf ya, Pak,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Badan Gizi Nasional maupun pihak terkait mengenai penyebab pasti penghentian operasional dapur MBG di SPPG Dorowati. ***