Scroll untuk baca artikel
TANGGAMUS

Dugaan Pengecoran BBM Subsidi Viral di Medsos, SPBU Lakaran Diperiksa Polisi

×

Dugaan Pengecoran BBM Subsidi Viral di Medsos, SPBU Lakaran Diperiksa Polisi

Sebarkan artikel ini
Polisi tidak hanya melakukan pemeriksaan di lapangan, tetapi juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) SPBU, (foto_nng)

TANGGAMUS – Unggahan di media sosial yang menyebut adanya dugaan pengecoran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 24.353.84 Pekon Lakaran, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, langsung mendapat respons dari kepolisian.

Polsek Wonosobo bersama Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tanggamus turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang viral tersebut.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pengecekan dilakukan setelah beredarnya foto dan informasi di media sosial yang memperlihatkan dugaan pengisian BBM subsidi menggunakan jeriken. Polisi tidak hanya melakukan pemeriksaan di lapangan, tetapi juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) SPBU.

BACA JUGA :  Tanpa Izin, Hiburan Orgen Tunggal Pernikahan di Pekon Sridadi Dibubarkan

Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona Laila, mengatakan patroli dan pemeriksaan yang dilakukan pada Rabu (8/7/2026) malam tidak menemukan adanya aktivitas pengecoran BBM subsidi jenis Biosolar maupun Pertalite menggunakan jeriken.

“Petugas tidak menemukan adanya praktik pengecoran BBM subsidi di lokasi. Kami juga masih melakukan pendalaman terhadap foto yang beredar karena diduga merupakan dokumentasi lama,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Sementara itu, Unit Tipidter Satreskrim Polres Tanggamus kembali melakukan pengecekan pada Kamis siang sebagai tindak lanjut atas unggahan yang viral di media sosial, termasuk dari akun Facebook Jesica Yuliantri di Grup Portal Berita Tanggamus.

BACA JUGA :  Skrining Kesehatan Warga Binaan, Lapas Kota Agung Gandeng Puskesmas Negara Batin

Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yasin Ariga menjelaskan, personelnya telah memeriksa kondisi di SPBU sekaligus mengecek rekaman CCTV untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Hasil pengecekan di lapangan maupun rekaman CCTV tidak ditemukan adanya aktivitas pengecoran BBM subsidi sebagaimana yang beredar di media sosial. Selain itu, foto yang viral dipastikan merupakan dokumentasi lama yang diambil sekitar satu tahun lalu,” katanya.

BACA JUGA :  Tenang! Pemerintah Pasti 1 April Tak Ada Kenaikan BBM

Menurutnya, hingga proses pemeriksaan selesai, tidak ditemukan adanya pelanggaran terkait penyaluran BBM bersubsidi di SPBU tersebut.

Meski demikian, kepolisian memastikan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi akan terus diperketat guna mencegah penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial. Warga diminta segera melapor melalui layanan Polisi 110 apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. ***