Scroll untuk baca artikel
TANGGAMUS

Lansia Hilang 2 Hari di Tanggamus, Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Way Belu

×

Lansia Hilang 2 Hari di Tanggamus, Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Way Belu

Sebarkan artikel ini
Foto: Aparat kepolisian bersama TNI pun langsung bergerak cepat. Personel Polsek Pulau Panggung melalui Bhabinkamtibmas Pos Pol Ulubelu, dibantu Babinsa, turun ke lapangan melakukan patroli dialogis sekaligus pencarian intensif, pada Selasa (14/4/2026).

TANGGAMUS – Misteri hilangnya seorang lansia, Ngalimun (67), yang sempat menggegerkan warga Pekon Karang Rejo, Kecamatan Ulu Belu, akhirnya terungkap. Setelah dua hari pencarian tanpa henti, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Way Belu, Rabu dini hari (15/4/2026).

Suasana duka menyelimuti Dusun Karang Rejo Blok I. Harapan keluarga dan warga yang sejak awal ikut menyisir area persawahan hingga bantaran sungai, pupus saat jasad korban ditemukan sekitar pukul 00.10 WIB.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kapolsek Pulau Panggung, AKP Suamin, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh tiga warga setempat, yakni Wakino (42), Yopi (21), dan Andi (30). Ketiganya langsung mengevakuasi jasad korban ke rumah duka.

“Korban ditemukan di aliran Sungai Way Belu dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 500 meter dari lokasi sawah miliknya,” ujar AKP Suamin, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.

Sebelumnya, Ngalimun dilaporkan hilang sejak Senin (13/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, setelah berpamitan pergi ke sawahnya di kawasan Gunung Tiga, yang berjarak kurang lebih dua kilometer dari rumahnya. Namun hingga petang, korban tak kunjung pulang.

BACA JUGA :  Balap Liar Resahkan Warga, Polsek Wonosobo Gelar Razia Dini Hari di Lakaran

Khawatir terjadi sesuatu, keluarga bersama warga langsung melakukan pencarian. Upaya tersebut terus berlanjut hingga keesokan harinya dengan melibatkan aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa, menyisir setiap sudut persawahan hingga aliran sungai.

Setelah pencarian panjang dan melelahkan, korban akhirnya ditemukan—namun dalam kondisi tak lagi bernyawa.

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan tenaga medis serta meminta keterangan saksi-saksi.

BACA JUGA :  Parah! Baru Dapat SP-1 Sudah Dipecat, Oknum Kakon di Tanggamus Dianggap Otoriter

Berdasarkan hasil musyawarah dengan keluarga, peristiwa tersebut diterima sebagai musibah. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan pada hari yang sama.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi para lansia yang beraktivitas seorang diri di area terpencil. ***