TULANG BAWANG – Sebuah sumur bor di Kampung Bumi Dipasena Makmur, Kecamatan Rawajitu Timur, tiba-tiba ‘berkreasi’ sendiri menyemburkan lumpur lengkap dengan bonus gas bumi.
Warga yang sedang santai pun mendadak jadi kameramen dadakan, mengabadikan momen langka ini. Lampung tampaknya tak mau kalah eksotis dari Sidoarjo.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengonfirmasi bahwa fenomena ini memang nyata, bukan efek filter Instagram.
“Benar, peristiwa itu terjadi hari Sabtu. Ada galian sumur yang mengeluarkan semburan lumpur disertai gas. Itu di Rawajitu, Tulang Bawang,” ujarnya, dengan menyebut telah dipasang garis polisi.
Untungnya, kata Yuni, semburannya sudah berhenti. “Sudah dipasang police line, warga dilarang mendekat,” jelasnya.
Larangan ini penting, mengingat kita belum tahu gasnya bikin ngantuk, bikin pintar, atau bikin pindah alam.
Pemerintah Provinsi Lampung, lewat Dinas ESDM, sudah turun tangan. Sampel lumpur dan gas sedang dibawa ke laboratorium untuk dicek. Hasilnya belum keluar, tapi publik bisa menebak dari tiga kemungkinan:
- Fenomena alam biasa.
- Efek pengeboran ceroboh.
- Lampung sedang ikut lomba geopark internasional.
Sambil menunggu hasil lab, warga diimbau untuk tidak mendekati lokasi. Bukan hanya demi keselamatan, tapi juga demi menghindari kemungkinan dijadikan “bahan penelitian lapangan” oleh pihak yang datang tanpa pemberitahuan.
Jadi, kalau ada yang bilang Rawajitu sekarang punya “wisata alam” baru, ingat: ini bukan spot untuk selfie, apalagi barbeque.***












