LAMPUNG – Kabar menggembirakan bagi siswa yang tinggal di desa, daerah pinggiran, hingga wilayah terpencil di Provinsi Lampung. Mulai Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, peluang masuk SMA Unggul tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kedekatan jarak rumah dengan sekolah.
Kini, kemampuan akademik menjadi faktor utama penentu kelulusan melalui Tes Potensi Akademik (TPA) yang akan dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Perubahan ini menjadi angin segar bagi ribuan siswa desa yang selama ini sering merasa kalah bersaing dengan calon peserta didik yang tinggal di sekitar sekolah favorit. Jika sebelumnya alamat rumah menjadi salah satu faktor dominan dalam jalur domisili, kini prestasi akademik mulai mengambil peran utama.
Dengan kata lain, siswa yang tinggal di pelosok desa tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menembus sekolah unggulan selama mampu memperoleh nilai TPA yang tinggi.
Pelaksanaan TPA dijadwalkan berlangsung serentak pada 8 Juni 2026. Peserta akan mengerjakan soal menggunakan perangkat elektronik masing-masing melalui aplikasi yang telah disiapkan panitia sekolah.
Tiga mata pelajaran yang akan diujikan meliputi:
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- Bahasa Inggris
Menariknya, tidak ada sistem nilai ambang batas atau passing grade tertentu. Panitia hanya akan menyusun peringkat peserta berdasarkan nilai tertinggi hingga kuota sekolah terpenuhi.
Artinya, ketika jumlah pendaftar jalur domisili melebihi daya tampung sekolah, hasil TPA akan menjadi penentu utama kelulusan.
Kesempatan Lebih Adil bagi Anak Desa
Kebijakan ini sekaligus menjadi upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh siswa Lampung tanpa memandang lokasi tempat tinggal.
Selama ini tidak sedikit siswa berprestasi dari desa yang harus mengubur impian masuk sekolah favorit karena kalah oleh faktor zonasi atau keterbatasan akses. Kini, kesempatan itu mulai terbuka lebih lebar.
Dalam konteks pemerataan pendidikan, kebijakan ini menjadi sinyal bahwa kualitas siswa tidak ditentukan oleh kode pos tempat tinggalnya, melainkan oleh kemampuan dan kerja kerasnya.
Lampung Miliki 35 SMA Unggul
Kebijakan seleksi baru ini berjalan seiring dengan penetapan 35 SMA Negeri Unggul oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung.
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, sebelumnya menjelaskan bahwa sekolah unggulan dipilih berdasarkan sejumlah indikator seperti kualitas pembelajaran, sarana dan prasarana, kurikulum, serta jumlah lulusan yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri.
Berikut daftar lengkap 35 SMA Negeri Unggul di Lampung yang menjadi tujuan favorit dalam SPMB 2026/2027:
Lampung Barat
- SMAN 1 Liwa
- SMAN 1 Way Tenong
Lampung Selatan
- SMAN 2 Kalianda
- SMAN 1 Kalianda
- SMAN 1 Natar












