Scroll untuk baca artikel
Olahraga

448 Pesepak Bola Cilik Ramaikan Kompetisi SSB U-12 Tanggamus, Pemkab Bidik Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi

×

448 Pesepak Bola Cilik Ramaikan Kompetisi SSB U-12 Tanggamus, Pemkab Bidik Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto menghadiri sekaligus membuka kompetisi SSB Kelompok U-12 Tahun 2026 yang resmi bergulir di Lapangan Ampera, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Jumat (10/7/2026), (foto_kmnf)

TANGGAMUS – Sebanyak 448 pesepak bola usia dini dari 32 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Tanggamus mulai bersaing dalam Kompetisi SSB Kelompok U-12 Tahun 2026 yang resmi bergulir di Lapangan Ampera, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Jumat (10/7/2026).

Ajang ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat pembinaan sepak bola usia muda sekaligus mencari bibit atlet potensial.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kompetisi yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanggamus tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto.

BACA JUGA :  Bangkitkan Olah Raga, Pemuda Desa Tanjung Iman Bersihkan Lapangan Bola

Dalam sambutannya, Agus Suranto menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, kompetisi usia dini menjadi fondasi penting untuk membentuk kemampuan teknis, mental bertanding, disiplin, dan karakter para pemain.

“Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi wadah pembinaan talenta muda agar memiliki pengalaman bertanding, mental yang kuat, serta karakter sportivitas sejak usia dini,” ujar Agus.

Ia mengatakan, semakin banyak kompetisi yang digelar secara rutin, semakin besar peluang lahirnya pemain-pemain berkualitas yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanggamus di tingkat provinsi hingga nasional.

BACA JUGA :  Kejahatan Konvensional Mendominasi Sepanjang Tahun 2019

Menurutnya, regenerasi atlet sepak bola harus dimulai dari kelompok usia muda melalui sistem pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang sehat.

Agus juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Baginya, kemenangan bukan menjadi tujuan utama, melainkan proses belajar dan pengalaman yang akan membentuk kualitas pemain di masa depan.

“Kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari pertandingan. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar menghargai lawan, dan terus meningkatkan kemampuan mereka,” katanya.

BACA JUGA :  Bhayangkara Lampung Siap Jegal Persija: Macan Kemayoran Terancam Tergelincir di Way Halim

Kepada para wasit dan ofisial pertandingan, Agus meminta agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berpegang teguh pada aturan permainan sehingga seluruh peserta memperoleh rasa keadilan selama kompetisi berlangsung.

Ia berharap kompetisi berjalan lancar, aman, dan mampu menjadi agenda pembinaan rutin yang melahirkan generasi pesepak bola muda berprestasi dari Kabupaten Tanggamus.

Kompetisi SSB U-12 Tahun 2026 diikuti 32 klub dengan total 448 pemain yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanggamus. ***