TANGGAMUS – Kobaran api tiba-tiba membesar di kawasan Tanjakan Gayau, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kebakaran melanda lahan belukar yang dipenuhi rumput dan semak dalam kondisi kering. Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan vegetasi di kawasan tersebut, hingga menimbulkan kepanikan warga yang melintas.
Peristiwa itu kemudian direkam sejumlah pengguna jalan dan videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, kobaran api terlihat cukup besar di sisi jalur kendaraan, sementara asap membumbung di sekitar lokasi.
Situasi semakin membuat warga waswas lantaran api disebut-sebut mulai mendekati jaringan kabel listrik yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.
Suara warga dalam video bahkan terdengar menyoroti posisi kobaran api yang semakin dekat dengan kabel listrik. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran apabila api menjalar lebih jauh dan menimbulkan gangguan atau bahaya lainnya.
Di tengah kepanikan itu, muncul dugaan dari sejumlah warga bahwa kebakaran kemungkinan dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengguna jalan.
Dugaan tersebut dikaitkan dengan kondisi rumput dan semak yang mengering, sehingga dianggap sangat mudah terbakar ketika terkena sumber api. Apalagi lokasi kebakaran berada di sepanjang jalur yang cukup sering dilalui kendaraan.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun siapa pemilik lahan yang terbakar. Belum diketahui pula secara pasti luas area yang terdampak serta apakah terdapat kerugian akibat peristiwa tersebut.
Yang jelas, kebakaran di kawasan Tanjakan Gayau ini menjadi pengingat bahwa lahan kering di pinggir jalan dapat berubah menjadi titik rawan kebakaran, terlebih pada musim dengan kondisi vegetasi yang mudah tersulut api.
Penyebab pasti kebakaran masih menjadi tanda tanya. Apakah benar bermula dari puntung rokok, atau terdapat faktor lain? Hingga kini, jawabannya masih menunggu keterangan dan pemeriksaan pihak terkait.












