LAMPUNG TIMUR — Nah lho! Persoalan Dapur Makan Bergizi (MBG) di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Waway Karya, Lampung Timur, yang dilaporkan membuat lingkungan bau dan mual memasuki babak baru.
Kepala Desa Tanjungwangi Suharno mengaku dapur MBG yang dikeluhkan warga karena dugaan persoalan lingkungan itu belum memiliki izin lingkungan yang sampai ke meja pemerintah desa.
“Jangankan keterlibatan, izin lingkungan belum tembus di meja saya,” tegas Suharno saat dikonfirmasi Wawai News, Kamis (17/9/2026).
Suharno menegaskan dirinya tidak terlibat dan mempertanyakan sumber informasi yang mengaitkan dirinya dengan pengelolaan dapur tersebut.
“Saya tidak terlibat. Sumbernya dari mana itu?” ujarnya.
Ia bahkan mengaku tidak mengetahui secara rinci mengenai kegiatan MBG yang berlangsung di wilayah desanya.
Sorotan terhadap dapur SPPG Yayasan Siger Anugrah Nusantara Abadi sebelumnya mencuat setelah warga sekitar mengeluhkan bau menyengat yang disebut membuat mual. Dokumentasi yang diperoleh juga memperlihatkan adanya genangan di sejumlah titik saluran dengan warna kecokelatan hingga gelap.
Sampai saat ini belum ada penjelasan dari pengelola SPPG dan pemeriksaan instansi terkait untuk memastikan status dokumen lingkungan, sistem pengelolaan limbah, serta sumber bau yang dikeluhkan warga.***











