SMPN 2 ARA Tarik Duit Berdalih Kesepakatan

Ratusan kendaraan murid diparkir di lahan yang telah disiapkan oleh Ketua Komite sekolah dengan tarif Rp2000 per motor

WAWAINEWS - Pungutan kepada orang tua siswa masih mewarnai dunia pendidikan di wilayah Lampung Tengah.

Kali ini, muncul pungutan kepada wali murid di Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMPN 2 Anak Ratu Aji (ARA). Pungutan itupun nilainya mencapai Rp200 ribu per wali murid.

Para wali murid di SMP Negeri 2 Anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah, diminta membayar dana Komite Rp200 ribu. Pihak sekolah berdalih sumbangan sukarela.

Meski sudah dilarang sesuai Permendikbud No 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah, pasal 12 huruf (b) ditegaskan bahwa Komite Sekolah dilarang melakukan pungutan kepada siswa/orangtua siswa.

Baca Juga: Mengulik Aroma Dugaan Pungli di SMPN 2 ARA 

Namun pungutan dana komite berkedok sumbanngan dengan dalih hasil kesepakatan tersebut masih tetap dilakukan oleh pihak sekolah dan Komite di SMP Negeri 2 Anak Ratu Aji.

Salah satu orang tua/wali murid SMP Negeri 2 Anak Ratu Aji menuturkan, selain dibebankan membayar parkir Rp2 ribu setiap hari, pihak sekolah juga meminta dana komite sebesar Rp200 ribu per murid.

"Ya, waktu rapat itu, tiap murid dikenakan dana komite 200 ribu, katanya sih buat bikin lapangan dan pasang teralis sekolah, udah itu sekarang parkir motor juga bayar tiap hari 2 ribu" tuturnya kepada Wawai News, Selasa (9/8/22).

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga