Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Lampung

Andi Surya: Hasil QC Rakata, Segmen DPD RI Terjadi Deviasi Tidak Normal

×

Andi Surya: Hasil QC Rakata, Segmen DPD RI Terjadi Deviasi Tidak Normal

Sebarkan artikel ini

wawainews.ID, Bandarlampung – Menyikapi Hasil Quick Count (QC) Rakata Intitute pada segmen Calon Legislatif DPD RI yang menempatkan inkumben DPD RI Andi Surya pada posisi peringkat ke-7 jadi perdebatan kedai kopi.

Pasalnya, dalam survey elektabilitas Rakata, pada akhir Maret 2019, nama Andi Surya, menduduki posisi peringkat ke-2. Hal tersebut tentu membuat banyak perdebatan di tengah masyarakat.

Example 300x600
Scroll untuk baca artikel

Baca Juga: KPU RI Akui Kesalahan Entri Data

“Saya bersikap positif terhadap QC Rakata, namun perlu saya terangkan bahwa hampir seluruh teman-teman yang melapor dan mengirim rekaman hasil C1 Plano TPS menunjukkan suara saya rerata masuk peringkat 4 besar”, ujarnya menanggapi hasil rilis QC Rakata Institute, Sabtu (20/4/2019).

Andi surya, Senator Lampung

Andi Surya mengklaim bahwa berbagai wilayah tertentu yang menjadi basisnya, menunjukkan perolehan signifikan. Namun demikian diakuinya ada sebagian wilayah suaranya kurang, namun rata-rata masuk dalam hitungan unggul.

Dilanjutkannya, dalam survey Elektabilitas Rakata Institute akhir maret lalu saya berada pada posisi peringkat ke-2.

Baca Juga: Bupati Lamtim, Dapat Suara Terbanyak DPD RI

“Makanya heran kog QC Rakata menempatkan saya pada posisi peringkat 7, sementara calon-calon lain cenderung konsisten dan stabil pada peringkatnya, khusus untuk saya terjadi deviasi yang tidak normal atau anomali”, Ujar Andi Surya serius.

Untu itu ia mempertanyakan metodologi apa yang dipakai Rakata Institute sehingga tidak konsisten antara survey elektabilitas dengan QC saat ini. Jika pun terjadi deviasi, imbuh dia,  biasanya penyimpangan tidak terlalu tinggi. ”

Silahkan masyarakat menilai sendiri”, Ujar Andi Surya sambil tersenyum.

Dikatakannya, dirinya inkumben yang bekerja aktif dalam menyuarakan aspirasi rakyat Lampung secara nasional, “banner-banner saya tersebar luas, basis saya jelas, pertemuan massa juga sering saya lakukan, artinya gerakan saya cukup agresif dalam masa kampanye”, ujar Andi Surya.

Diterangkannya, opini yang sekarang terbentuk dari hasil QC Rakata perlu disikapi dengan cerdas. Sehingga KPU dan Bawaslu waspada, karena opini Quick Count, cenderung mendorong upaya justifikasi yang dikhawatirkan dengan cara curang.

Jangan sampai merugikan para caleg dalam perhitungan manual KPU saat ini, “Bagi saya menang kalah dalam pemilu hal bisa, tapi mari kita berbuat jujur dan adil dalam pesta demokrasi di Lampung ini”, Pungkas Andi Surya. (nal/rls)